Pamekasan – Melalui program pemeliharaan dan perbaikan rutin, Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan tancap gas memperkuat layanan penerangan jalan umum (PJU) di wilayahnya.
Perbaikan itu dilakukan untuk memastikan seluruh ruas jalan dari pusat kota hingga PJU di pelosok desa tetap aman, nyaman, dan terang bagi pengguna jalan.
Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana Dishub Pamekasan Indah Eka Surgawati menyampaikan, ada sekitar 5.367 titik lokasi PJU yang tersebar di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, 700 titik PJU diantaranya terdata rusak dan telah selesai diperbaiki.
“Sejauh ini, berdasarkan data laporan kami, kurang lebih ada 700 titik yang rusak dan selesai diperbaiki untuk dapat digunakan,” ungkapnya, Senin (27/10/2025).
Indah menambahkan, laporan kerusakan PJU dikumpulkan melalui dua mekanisme, yakni 80 persen berasal dari laporanĀ atau aduan masyarakat, sementara 20 persen sisanya dari hasil pengawasan tim Dishub Pamekasan.
Menurutnya, kerusakan yang sering ditemui sangat bervariasi, mulai dari lampu penerangan jalan yang mati, kabel power lost contact, material rusak hingga tiang PJU yang roboh.
“Pengawasan itu dilakukan secara bersamaan dengan dilakukannya perbaikan PJU di lapangan,” tambahnya.
Untuk diketahui, Dishub Pamekasan juga menganggarkan sekitar Rp180 juta untuk program pemeliharaan PJU sepanjang tahun 2025.
Sementara biaya dalam satu kali perbaikan disesuaikan dengan kerusakan PJU di lapangan.
Indah menegaskan, selain karena faktor lampu mati, lost kontak kabel power, kerusakan material, serta kabel putus, faktor cuaca dan usia PJU yang cukup tua juga menyumbang kerusakan.
“Untuk pembiayaan dalam satu kali perbaikan sangat beragam, tergantung pada kerusakan,” pungkasnya. (farid/rosyi)
























