Scroll untuk melanjutkan membaca
BeritaHeadlinePembangunanPemerintahanPendidikanPolitik

Warga Keluhkan Infrastruktur, Bupati Pamekasan Pertegas Komitmen Empat Pembangunan Prioritas

Avatar
×

Warga Keluhkan Infrastruktur, Bupati Pamekasan Pertegas Komitmen Empat Pembangunan Prioritas

Sebarkan artikel ini
IMBAU: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengeluarkan edaran agar seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Pemkab Pamekasan mengenakkan pakaian bernuansa santri pada peringatan HSN 2025.
Oplus_0
previous arrow
next arrow

Pamekasan – Sejumlah warga mengeluhkan infrastruktur kepada Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat menggelar Safari Jum’at di Masjid Al-Kautsar, di Dusun Tacempah, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Jumat (26/9/2025).

Ahmad Ghani, warga Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, mengeluhkan kondisi jembatan Blumbungan yang saat ini kondisinya sangat memperihatinkan.

Selain jalan yang sempit, pagar pembatas jembatan yang sudah tidak layak juga mengancam keselamatan pengendara. Bahkan, menurutnya, kondisi tersebut sering menelan korban kecelakaan.

BACA JUGA :  Kinerja Baik, Pendamping PKH di Pamekasan Lolos Evaluasi Tanpa Pemberhentian

“Selain sempit, pagar jembatan juga rusak, banyak pengendara yang jadi korban kecelakaan disana, mohon agar ini segera dilakukan pembangunan,” pinta Ghani di depan Bupati Pamekasan, Jum’at (26/9/25).

Menyikapi keluhan warga itu, Bupati Pamekasan  meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Amin Jabir untuk menanggapi keluhan warga tersebut.

Dijelaskan Amin Jabir, pada prinsipnya jembatan penghubung Desa Blumbungan dengan Desa Plakpak itu sudah diajukan perencanaannya sejak tahun 2023. Namun pengajuan itu tertolak.

BACA JUGA :  Mensos RI Kunjungi Pamekasan, Perkuat Implementasi Sekolah Rakyat dan Data Sosial

Kemudian, pihaknya kembali mengajukan kembali pengembangan jembatan Blumbungan itu pada tahun anggaran 2024. Sayangnya kembali tidak teranggarkan.

Bahkan, pada tahun anggaran 2025, Amin Jabir mengaku kembali mengusulkan program pengembangan jembatan itu, akan tetapi usulan itu kembali tidak disetujui.

“Kami kembali usulkan di tahun 2026 dengan tiga skema anggaran, yakni skema pengusulan anggaran di tingkat kabupaten, tingkat provinsi dan tingkat pusat. Semoga salah satunya bisa diterima,” jelasnya.

BACA JUGA :  Dihantam Badai Cedera, Madura United Harus Antisipasi Pemain Cepat PSBS Biak

Sementara itu, Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman menyampaikan, efisiensi anggaran dari pemerintah pusat sangat berdampak terhadap realisasi program pembangunan.

Meski demikian, Pemkab Pamekasan tetap berkomitmen untuk terus mengawal program pembangunan agar berjalan secara optimal.

“Pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur harus terus berjalan meski tertatih-tatih. Pemerintah daerah akan menggali sumber dana lain agar tidak terlalu ketergantungan pada pusat,” tegasnya. (farid/rosyi)

Oplus_0
previous arrow
next arrow