Pamekasan – Sepanjang triwulan pertama tahun 2026 sekitar 270 penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Pamekasan rusak. Kerusakan itu terjadi hampir pada seluruh kecamatan.
Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan, Indah Eka Surgawati mengklaim, kerusakan PJU tidak hanya dipengaruhi teknis dan cuaca. Kerusakan tersebut juga dipicu adanya faktor eksternal seperti pencurian.
“Selama triwulan pertama tahun 2026, yaitu Januari sampai maret, jumlah perbaikan PJU mencapai sekitar 270 titik perbaikan,” ungkapnya, Rabu (20/5/2026).
Indah menjelaskan, kerusakan PJU pada umumnya terjadi akibat beberapa hal teknis dan cuaca. Diantaranya, kabel power mengalami lost contact, kabel putus, hujan yang disertai angin kencang, hingga kelembapan dan petir.
Selain faktor tersebut, Dishub Pamekasan juga mengakui bahwa kerusakan PJU Juga disebabkan oleh faktor eksternal, seperti pencurian kabel dan vandalisme. Namun, hal itu terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, selama perbaikan tahun ini tidak ada.
“Selain faktor teknis dan cuaca, potensi kerusakan akibat faktor eksternal seperti pencurian, vandalisme atau gangguan dari pihak tidak bertanggung jawab pasti ada. Namun, setiap kejadian perlu diverifikasi terlebih dahulu penyebabnya. Untuk tahun lalu, faktor ini pernah terjadi,” imbuhnya.
Ke depan, Indah berkomitmen untuk terus meningkatkan pemeliharaan PJU. Pihaknya berjanji perbaikan kedepan tidak hanya bersifat reaktif berdasarkan aduan, namun juga preventif.
Langkah itu dilakukan melalui pendataan, monitoring secara berkala, hingga pemetaan titik kerusakan yang ada di Pamekasan. (Farid/Rosy)
















