Sampang – Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan teken Perjanjian Kerjasama dengan Politeknik Negeri Madura (Poltera) Sampang, (20/5/2026) di ruang rapat Poltera.
Hal itu merupakan tindak lanjut setelah melakukan penjajakan kerja sama dengan memaparkan program kerja masing-masing 1 minggu yang lalu. Tujuan Perjanjian Kerjasama itu salah satunya untuk menyiapkan perguruan tinggi aman bencana.
Perjanjian ditandatangani oleh Direktur Poltera Laily Ulfiyah, M.T dan Ketua FRPB Pamekasan Budi Cahyono, setalah diawali dengan sambutan masing-masing pihak.
Direktur Poltera Sampang diwakili oleh Wadir Bidang Kemahasiswaan Kerjasama dan Informatika Ir. Akhmad Arif Kurdianto, S.ST, M.T menyampaikan, bahwa kerjasama yang berlaku sejak ditandatangani perjanjian tersebut meliputi banyak hal.
“Meliputi Tridharma Perguruan Tinggi, Kolaborasi riset dan hilirisasi riset, Pelaksanaan seminar, lokakarya, dan kuliah tamu, Satuan Pendidikan Aman Bencana, Pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan fasilitas bersama, dan kegiatan lain yang disepakati kedua pihak,” paparnya.
Laki-laki yang akrab dipanggil Aak ini berharap agar kerjasama tersebut bisa berjalan dengan baik sesuai harapan kedua pihak.
“Semoga kerjasama berjalan baik, terealisasi sesuai rencana dan membawa manfaat untuk masyakarat luas,” harapnya.
Sementara, Budi Cahyono Ketua FRPB Pamekasan menyampaikan terima kasih kepada Poltera Sampang atas kerjasama tersebut.
“Banyak hal-hal yang kami lalukan bisa didukung oleh Poltera, terutama terkait dengan peralatan FRPB yang berhubungan dengan listrik. Misalnya oksigen consentrator yang mungkin daya listriknya bisa diperkecil sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan tapi daya listrik di rumahnya rendah,” ucapnya.
Budi juga menyampaikan bahwa FRPB memiliki banyak bibit tanaman yang bisa ditanam di lingkungan Poltera Madura untuk mengurangi risiko bencana.
“Kami punya bibit rumput vetifer pencegah longsor karena lokasi Poltera di daerah pantai, bibit tanaman asam yang bisa ditanam di lingkungan Poltera menggantikan beberapa tanaman yang mudah rapuh dan roboh bila ada angin kencang,” tuturnya.
FRPB Pamekasan maupun Poltera Sampang menginginkan kerjasama yang sudah ditandatangani tersebut bisa direalisasikan program-programnya sesuai dengan rencana. (Rosy)
















