Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Gedung SR di Pamekasan Masih Akan Dibangun Tahun 2027, Siswa Harus Numpang Lagi

Avatar
×

Gedung SR di Pamekasan Masih Akan Dibangun Tahun 2027, Siswa Harus Numpang Lagi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, Saat Ditemui Awak Media, (Foto/Kurdi)
Oplus_0
previous arrow
next arrow

Pamekasan – Hingga saat ini Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Pamekasan belum memiliki gedung permanen. Akibatnya para siswa harus numpang lagi di Kabupaten Sampang, setelah sebelumnya numpang di Gedung Bekas Akademi Keperawatan (Akper), Pamekasan.

Pembangunan gedung permanen SR di Pamekasan diperkirakan akan dimulai tahun 2027 mendatang. Sehingga seluruh siswa SR Pamekasan akan menghabiskan aktivitas belajar di kabupaten sebelah.

BACA JUGA :  Jawab Kebutuhan Masyarakat, UIN Madura Segera Tambah Tiga Program Studi Baru

Oleh karenanya siswa SR Pamekasan masih harus menunggu Pembangunan selesai, untuk bisa belajar di gedung sendiri.

“Siswa yang sudah masuk sekolah sejak Tahun Akademik 2025/2026 kemudian 2026/2027 dan siswa baru tahun 2027/2028, diharapkan dapat menempati gedung permanen yang disiapkan pemerintah,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pamekasa, Herman Hidayat Susanto, (12/6/2026).

BACA JUGA :  Audiensi Soal 117 Kepala Sekolah Dijabat Plt, Tanggapan Disdik Berbelit-belit

Saat ini kata Herman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan telah mengusulkan empat lokasi kepada pemerintah pusat untuk dibangun gedung SR.

“Diantaranya, Desa Campor dan Desa Rangperang Daja Kecamatan Proppo, Desa Bicorong Kecamatan Pakong, Serta Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan,” Imbuhnya.

BACA JUGA :  270 PJU di Pamekasan Rusak Dishub Ungkap Penyebabnya

Dari empat lokasi yang telah diusulkan pemerintah pusat memiliki wewenang untuk memilih lokasi. Sesuai ketentuan proses penentuan lahan oleh pemerintah pusat selambat-lambatnya Juli 2026, dan pembangunan dimulai tahun depan. (Rosy)

Oplus_0
previous arrow
next arrow