Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Puncak Peringatan Hardiknas Jawa Timur 2026 Digelar di Pamekasan, Hadirkan Rekor MURI dan Dialog Pendidikan Nasional

Avatar
×

Puncak Peringatan Hardiknas Jawa Timur 2026 Digelar di Pamekasan, Hadirkan Rekor MURI dan Dialog Pendidikan Nasional

Sebarkan artikel ini
Membangkang : Puncak Hardiknas Mendapat Rekor Muri, Guru dan Siswa Berprestasi Mendapat Penghargaan, (Foto/Kurdi)

Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menjadi tuan rumah kegiatan Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Jawa Timur Tahun 2026, yang pelaksanaannya terpusat di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan puncak Hardiknas 2026 yang dimotori Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, terfokus pada tiga hal penting pertama senam bersama 24 rb lebih siswa, pemberian piagam rekor muri oleh senior manager MURI, dan seminar pendidikan di SDN jalmak 1. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, peserta didik, dan masyarakat dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Rangkaian kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., beserta rombongan, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Di arena kegiatan, Menteri Abdul Mu’ti beserta rombongan disambut dengan paduan suara anak-anak TK se-Pamekasan dengan membawakan lagu “Rukun Sama Teman”. Dilanjutkan agenda utama yang menjadi sorotan, yakni Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat yang melibatkan sebanyak 24.114 siswa se-Pamekasan dan ditargetkan memecahkan Rekor MURI.

BACA JUGA :  Dinsos Pamekasan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi BPJS Kesehatan Warga Miskin

Usai pelaksanaan senam kolosal, dilakukan penyerahan piagam dan medali Rekor MURI kepada Pemkab Pamekasan. Selain itu, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada siswa, guru, dan sekolah berprestasi sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan capaian di bidang pendidikan.

Kegiatan turut dimeriahkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah oleh siswa berkebutuhan khusus serta penampilan paduan suara “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang dibawakan kolaborasi Guru Seni Palengaan bersama para juara Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).

Menteri Pendidikan Sekolah Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

“Kami juga menyampaikan selamat kepada bapak bupati, atas penganugerahan dan capaian meseum rekor indonesia. Pemecahan rekor senam anak indonesia hebat yang tadi pak bupati menyebut nomernya, nomer cantik. 24.114 peserta” ucapnya.

BACA JUGA :  Apresiasi Wisuda Ketiga STAIFA Pamekasan, Bupati Dorong Lulusan Berkontribusi Bagi Kemajuan Daerah

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga kabupaten/kota se-Jawa Timur dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif.

“Dalam program-program bapak presiden berkaitan langsung dengan bagaimana kita menciptakan generasi yang unggul, generasi yang hebat melalui pendidikan kesehatan dan program-program teknologi,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Abdul Mu’ti juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan semangat gotong royong seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Sebagai bagian dari penguatan kebijakan pendidikan, agenda juga diisi dengan Diskusi Pendidikan yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan daerah sebagai keynote speaker, di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman, S.H., M.Si., serta Dr. Moh. Zayyadi, M.Pd.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peresmian dan penandatanganan Prasasti Bantuan Revitalisasi Satuan pendidikan oleh Menteri Abdul Mu’ti, dan dipusatkan di SD Negeri Jalmak 1 Pamekasan, sekaligus arahan dari menteri kepada masyarakat pendidikan setempat.

BACA JUGA :  Gelar Pelatihan Literasi Digital, Dekan FAUD UIN Madura Perkenalkan Metode Pembelajaran Hadis Secara Modern

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pamekasan berharap semangat Hardiknas 2026 mampu memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan momentum puncak Hardiknas Jawa Timur 2026 ini menjadi titik kebangkitan kembali dunia pendidikan di kabupaten ini.

Kata dia, Pamekasan memang pernah mendapat lebel kabupaten pendidikan sejak diresmikan pada 2010, namun dalam beberapa tahun terakhir sempat tenggelam.

“Momentum Hardiknas ini menjadi pemecut dan penyemangat bagi kami untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Kholilurrahman.

Ia juga telah memberikan sejumlah tugas penting kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan. Salah satunya pengisian jabatan kepala sekolah yang masih diisi oleh Plt.

“Para kepala sekolah yang masih pelaksana tugas harus segera dipenuhi dan definitif,” katanya.

Menurut Kiya Kholil peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Pendidikan harus kita pangku bersama,” katanya memungkasi. (KB/Rosy)

IMG-20260504-WA0013
previous arrow
next arrow