Pamekasan – Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-495 Pamekasan nampaknya tidak hanya menyajikan nilai seni, tetapi juga mendorong ekonomi kreatif di Bumi Pamelingan. Festival Bonsai Bupati Cup 2025 yang bertempat di Monumen Arek Lancor Pamekasan, Minggu (17/11/2025) menjadi salah satu bukti hal tersebut.
Dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman dan H. Sukriyanto, Kepala Bakorwil Madura, Sekretaris Daerah (Sekda) Masrukin, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta Ketua Umum Rumah Bonsai Indonesia (RUBI), Zudan Arif Fakrulloh, yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.
Dalam sambutannya Bupati Pamekasan KH. Khalilurrahman menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang mengekspresikan seni dalam bentuk Bonsai, tetapi juga menjadi ajang silaturrahmi yang menguatkan nilai sejarah dan juga kecintaan terhadap lingkungan.
Tak hanya itu, pecinta Bonsai juga dapat belajar banyak hal, mulai dari ketelatenan, kesabaran hingga kecintaan terhadap alam.
Tak kalah penting menurut orang nomor satu di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan ini, Bonsai memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Sehingga kegiatan ini membuka peluang besar ekonomi kreatif.
“Melalui festival Bonsai, kita belajar tentang kesabaran, ketelatenan, sekaligus kecintaan terhadap alam,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum RUBI, Zudan Arif Fakrulloh, mengapresiasi kegiatan yang tergolong perdana di Madura. Ia melihat ada potensi daerah sebagai pusat kegiatan Bonsai di Madura.
Menurutnya, kegiatan ini dapat menguatkan identitas lokal serta mendorong ekonomi kreatif yang inklusif.
“Mari kita ‘RUBI-kan’ Madura, terutama Pamekasan. Ini even pertama di Madura, dan kami berharap bisa berlanjut di kabupaten lainnya,” katanya. (*/rosyi)


















