Pamekasan – Mohammad Muchsin, mahasiswa yang dipercaya Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan melaksanakan program kuliah kerja nyata (KKN) di Jepang, pulang dengan membawa pengalaman baru. Kegiatan itu berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.
Ia bercerita tentang banyak hal mengenai program yang disambut antusias oleh masyarakat Jepang. Mulai dari bertukar gagasan, budaya, hingga persoalan ibadah. Ia juga melaksanakan kegiatan bersifat edukasi, sosial, serta melihat langsung sistem pendidikan dan kedisiplinan masyarakat Jepang.
Muchsin, dalam sehari-hari ia dipanggil, memastikan bahwa tidak satupun program yang ia lewatkan. Banyak hal yang membawanya kepada dunia baru.
“Banyak hal yang saya dapatkan dari kesempatan mengikuti KKN di Jepang, mulai dari peningkatan komunikasi dan adaptasi budaya, memahami kedisiplinan dan etos kerja masyarakat Jepang, serta pengalaman kerjasama dalam lingkungan multikultural,” katanya kepada terukur.id, (17/5/2026).
Apalagi lanjut Muchsin, program yang ia kantongi dari kampus lima menara ilmu, tidak satupun mendapat penolakan bahkan masyarakat sangat antusias dengan program-program yang dilaksanakan.
Antusiasme masyarakat sangat ia rasakan, mahasiswa dari Indonesia disambut dengan dengan ramah. Program KKN Internasional ini seolah sangat berharga bagi mereka.
“Tanggapan masyarakat Jepang terhadap UIM, dan KKN Internasional sangat baik. Mereka menyambut mahasiswa dengan ramah dan antusias. Kegiatan yang kami laksanakan juga mendapat respon positif karena dinilai memberikan pertukaran budaya yang bermanfaat,” tutupnya. (Rosy)
















