Scroll untuk melanjutkan membaca
Berita

Warga Keluhkan Macet, Disperindag Pamekasan Bantah Pedagang Pasar Waru Kembali Berjualan di Bahu Jalan

Avatar
×

Warga Keluhkan Macet, Disperindag Pamekasan Bantah Pedagang Pasar Waru Kembali Berjualan di Bahu Jalan

Sebarkan artikel ini
SEMRAWUT: Kondisi lalu lintas di Pasar Waru Pamekasan yang sering kali terjadi kemacetan.

Pamekasan – Warga pengguna Jalan Raya Waru kembali mengeluhkan kemacetan yang disebabkan pedagang Pasar Waru yang berjualan hingga ke bahu jalan. Padahal, pada September 2025 lalu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Pamekasan sudah melakukan penertiban terhadap 36 pedagang yang berjualan di bahu jalan.

Salah satu warga Desa Bajur, Kecamatan Waru, Pamekasan, Nurhayat, mengungkapkan bahwa arus lalu lintas di sekitar Pasar Waru kembali mengalami kemacetan seperti sebelum dilakukan penertiban.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh sejumlah pedagang yang mulai kembali melakukan aktivitas jual beli di bahu jalan.

BACA JUGA :  Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

“Kini keadaan pasar mulai mengalami kemacetan, dan mungkin diakibatkan para pedagang yang berjualan di bahu jalan kembali,” ungkapnya, Senin (17/11/2025).

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis dalam menata ulang aktivitas pasar, sehingga pasar lebih baik dan tidak memicu kemacetan.

“Kami harap ada penataan ulang sehingga kondisi pasar kembali lancar,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Disperindag Pamekasan membantah adanya informasi tentang pedagang Pasar Waru yang kembali berjualan di bahu jalan sehingga menyebabkan kemacetan.

BACA JUGA :  Soroti Budaya Korupsi dan Lemahnya Penegakan Hukum, BEM Unira Hadirkan Pimpinan KPK

Kepal Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Disperindag Pamekasan, Handiko Bayuadi, menegaskan bahwa informasi mengenai pedagang yang kembali berjualan di bahu jalan tidak benar.

Ia memastikan seluruh pedagang yang sebelumnya ditertibkan tetap beraktivitas di lokasi yang telah ditentukan saat penertiban sebelumnya.

“Tidak ada pedagang yang kembali ke bahu jalan. Semua masih berjualan di dalam sesuai tempat yang kami tertibkan kemarin,” tegas Handiko.

Terkait kemacetan yang terjadi belakangan ini, Handiko menjelaskan bahwa penyebabnya bukan karena pedagang, melainkan aktivitas kendaraan di sekitar pasar.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Pamekasan Tekankan Pentingnya Sinkronisasi RPJMD dengan Visi Bupati

Mulai dari parkir di bahu jalan, kendaraan yang putar balik, bongkar muat barang, mobil umum yang menaikkan dan menurunkan penumpang, hingga mobil jualan yang memanfaatkan bahu jalan.

Selain itu, mengenai adanya pedagang di sisi timur pasar, ia menyebut bahwa area tersebut memang tidak termasuk dalam lokasi penertiban. Hal itu karena para pedagang di wilayah tersebut bersifat berpindah-pindah.

“Kami membutuhkan dukungan instansi lain, terutama dinas perhubungan, polsek, dan koramil agar kondisi lalu lintas di sekitar pasar kembali lancar,” pungkasnya. (farid/rosyi)

IMG-20260226-WA0041
previous arrow
next arrow