Scroll untuk melanjutkan membaca
Peristiwa

DKP Bawa Tiga Poin Penting Dorong Penguatan Seni dan Budaya di Pamekasan

Avatar
×

DKP Bawa Tiga Poin Penting Dorong Penguatan Seni dan Budaya di Pamekasan

Sebarkan artikel ini
SINERGI: DKP gelar audiensi dengan Bupati Pamekasan guna memajukan kesenian dan kebudayaan di Bumi Pamelingan, Jumat (30/1/2026) malam.

Pamekasan – Dewan Kesenian Pamekasan (DKP) melakukan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Audiensi tersebut perihal kemajuan kesenian dan kebudayaan di Bumi Ratu Pamelingan.

Audiensi yang berlangsung di Peringgitan Dalam Pendopo Bupati Pamekasan, Jumat (30/1/2026) malam, itu dihadiri langsung Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Taufikurrachman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Akhmad Basri Yulianto, Kepala BPKPD Sahrul Munir, serta Kepala Disporapar Pamekasan Akmalul Firdaus.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Ketua DKP Pamekasan, Arief Wibisono, mengatakan bahwa terdapat tiga poin utama yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah dalam upaya menjaga, melindungi, dan memajukan kesenian serta kebudayaan di Pamekasan.

BACA JUGA :  Gelar Aksi Jilid II, Formatur Desak Disdikbud Pamekasan Transparan Soal Beasiswa Santri dan Bantuan Siswa Miskin

Tiga poin tersebut meliputi pengakuan kepengurusan DKP melalui Surat Keputusan (SK), dukungan dana hibah untuk menunjang program-program kesenian, serta perbaikan fasilitas kantor DKP yang dinilai sudah tidak layak huni.

“Ada tiga poin utama untuk merawat dan memajukan kesenian dan kebudayaan di Pamekasan,” katanya, Sabtu (31/1/2026).

Pria yang akrab disapa Ayek itu menjelaskan, setelah ditetapkan sebagai Ketua DKP pada 2025 lalu, pihaknya telah mengajukan susunan kepengurusan DKP kepada pemerintah daerah sebagai dasar penerbitan SK.

Namun hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait tindak lanjut dari pengajuan tersebut.

“Beberapa minggu setelah penetapan ketua DKP yang baru, kami langsung mengajukan susunan kepengurusan ke pemerintah daerah. Sampai sekarang masih belum ada kejelasan,”tambahnya.

BACA JUGA :  Eksekusi Penalti Gagal hingga Gol Dianulir, Warnai Hasil Imbang Madura United vs Bhayangkara FC

Selain itu, DKP menegaskan komitmennya untuk bermitra dengan pemerintah daerah dalam memajukan Pamekasan, khususnya di sektor kesenian dan kebudayaan.

Menurut Ayek, sinergi tersebut penting agar program-program kesenian dapat berjalan optimal.

“Selain menunggu SK turun, kondisi kantor DKP juga kurang layak. Padahal dalam beberapa minggu ke depan kami akan menggelar kegiatan yang cukup besar dan strategis,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengapresiasi langkah DKP yang menjalin komunikasi melalui audiensi tersebut.

Ia menegaskan bahwa seni harus terus dihidupkan di Pamekasan karena memiliki nilai penting dalam pendidikan dan keindahan.

“Seni harus hidup, karena di dalamnya ada unsur pendidikan dan keindahan. Bahkan dalam ajaran agama disebutkan bahwa Allah menyukai keindahan,” tuturnya.

BACA JUGA :  Dituding Tidak Punya Nyali Terhadap Produsen Rokok Ilegal, Begini Jawaban Bea Cukai

Bupati menambahkan, penguatan seni, budaya, dan olahraga merupakan tiga pilar penting untuk meningkatkan daya tarik Pamekasan, khususnya di tingkat Jawa Timur.

Dengan potensi tersebut, Pamekasan diharapkan terus menjadi daerah yang menarik untuk dikunjungi.

Ia juga menekankan pentingnya peran DKP dalam melakukan pembinaan di bidang kesenian, termasuk seni rupa, seni tari, dan cabang seni lainnya, sebagai bagian dari upaya membangun identitas dan kemajuan daerah.

“Kehadiran DKP sangat penting untuk memastikan kemajuan kesenian dan kebudayaan di Pamekasan. Untuk itu, pembinaan perlu dikuatkan,” pungkasnya. (farid/rosyi)

IMG-20260226-WA0041
previous arrow
next arrow