Pamekasan – Madura United belum mampu mempersembahkan kemenangan di depan publik sendiri. Bertindak sebagai tuan rumah, Laskar Sape Kerrab harus puas dengan hasil imbang kala menjamu Bhayangkara FC, Jum’at (12/9/25).
Permainan offensive Madura gagal menciptakan gol di babak pertama. Bahkan, gol yang sempat dicetak Roger Bonet Badia atau Ruxi di menit 36 dianulir VAR.
Di babak kedua, Madura United dan Bhayangkara FC saling jual beli serangan serangan. Namun gol dari kedua tim tak kunjung tercipta.
Bahkan, sepakan penalti Pedro Monteiro di menit 88 gagal berbuah gol setelah ditepis kiper Bhayangkara FC Muchamad Aqil Savik. Skor kacamata bertahan hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan.
Meski gagal meraih tiga poin di kandang, Pelatih Madura United Alfredo Vera, mengaku puas dengan permainan anak asuhnya. Ia menilai, skema yang dimainkan Lullinhan dan kolega sudah sangat bagus.
Sayang beberapa peluang gagal berbuah gol, termasuk penalti dari Pedro Monteiro yang berhasil ditepis kiper Bhayangkara FC.
“Kita bermain sangat bagus, tapi tidak ada gol tercipta, kita dapat penalti, namun tidak gol, secara keseluruhan permain tim sangat bagus,” katanya usai pertandingan.
Sementara itu, Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster mengaku sangat bangga dengan penampilan anak asuhnya. Dimana dalam dua laga terakhir, timnya bisa meraih hasil clean sheet.
“Ini poin penting di laga tandang dan kami bisa mengamankan poin ini, meski tidak mencetak gol, tapi kami clean sheet di dua laga terakhir, termasuk tepisan penalti kiper kami tadi,” pungkasnya. (adim/rosyi).


















