Pamekasan – Kecelakaan maut menimpa dua orang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Pamekasan – Sumenep, tepatnya di depan masjid Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 00:30 WIB.
Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, S. H. , M. M. , membenarkan terjadinya tabrak lari ini. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi ketika sepeda motor Suzuki Smash dengan nomor polisi M. 6477. WC, dikendarai oleh MS (59) dan penumpangnya MN (33), berasal dari Desa Giring, Kecamatan Manding, Sumenep, bergerak dari selatan menuju utara.
“Sesampainya di lokasi kejadian (TKP), pengendara sepeda motor tersebut bermaksud untuk berputar balik kembali ke arah selatan. Namun, pada saat yang bersamaan, muncul sebuah bus berkecepatan tinggi dari arah utara. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tidak dapat dihindarkan,” ujar IPDA Yoni Evan.
Akibatkan benturan keras, kedua korban terhempas ke jalan. Sehingga MN dinyatakan meninggal dunia di tempat sedangkan MS mengalami luka cukup parah dan sudah dilarikan ke Fasilitas Kesehatan untuk mendapat perawatan, dibantu oleh relawan FRPB Pamekasan.
Sayangnya bus yang terlibat dalam insiden tidak berhenti dan langsung melarikan diri ke arah selatan. Alih-alih bertanggungjawab pengendara seolah tidak mau tau atas keadaan pengendara roda dua tadi.
Kejadian ini pertama kali dilaporkan warga ke Polsek Larangan. Tidak lama dari kejadian, Ka SPKT I AIPTU Heri Purnomo bersama anggotanya langsung menuju lokasi kejadian. Mereka melakukan pertolongan pertama di tempat kejadian, mengevakuasi korban, dan mengamankan barang bukti di lokasi.
Namun sayang, Polisi menghadapi kesulitan dalam mendapatkan informasi dari saksi karena kondisi hujan deras saat insiden. Berdasarkan analisis awal, kecelakaan ini diduga disebabkan oleh kurangnya kewaspadaan pengendara sepeda motor saat akan berbalik arah.
Saat ini, penyelidikan mengenai kasus ini telah dialihkan ke Unit Laka Lantas Satlantas Polres Pamekasan. Polisi terus berupaya menyelidiki, termasuk mencari tahu identitas dan lokasi bus yang kabur.
“Saat ini, penanganan perkara dan barang bukti telah dilimpahkan sepenuhnya kepada Unit Laka Lantas Satlantas Polres Pamekasan untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk melacak keberadaan bus yang melarikan diri tersebut,” tutup IPDA Yoni Evan. (KB/Rosy)
















