Scroll untuk melanjutkan membaca
BeritaPembangunanPemerintahanPolitik

Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024 Menjadi Perda, DPRD Pamekasan Tekan Peningkatkan PAD

Avatar
×

Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024 Menjadi Perda, DPRD Pamekasan Tekan Peningkatkan PAD

Sebarkan artikel ini
SAH: DPRD Pamekasan sahkan Raperda LKPJ 2024 menjadi Perda.

Pamekasan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 menjadi Peraturan Daerah (Perda) melalui rapat paripurna Senin, (4/8/2025).

Pengesahan tersebut diambil setelah melalui serangkaian tahapan pembahasan, termasuk oleh Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta penyampaian pandangan akhir dari masing-masing fraksi.

BACA JUGA :  Kementerian Kebudayaan RI Terkesan Keanekaragaman Budaya Lokal pada Event Semalam di Madura

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur mengatakan, meskipun Raperda telah disahkan menjadi Perda, masih terdapat sejumlah catatan penting yang perlu diperhatikan untuk penyusunan APBD tahun berikutnya.

Salah satunya adalah perlunya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dengan membenahi sektor pajak rumah makan, perhotelan, dan sektor potensial lainnya.

BACA JUGA :  Semalam di Madura, Bupati Kholilurrahman Tegaskan Peran Budaya Lokal dalam Kemajuan Pamekasan

“Masih terdapat kebocoran penerimaan pajak dari rumah makan. Pemerintah perlu lebih optimal dalam menarik pajak ini.” kata Ali Masykur.

Sementara itu, Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, menegaskan bahwa penandatanganan pengesahan yang dilakukan bersama menjadi simbol komitmen antara legislatif dan eksekutif dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah.

Ia juga menyatakan bahwa Pemkab Pamekasan akan melakukan evaluasi dan penataan ulang terhadap aspek-aspek yang belum optimal dalam pelaksanaan APBD tahun 2024 sebagai dasar perbaikan APBD tahun anggaran 2025. Namun ada beberapa catatan yang harus diperhatikan bersama.

BACA JUGA :  Tetapkan Dua Perda, Ketua DPRD Pamekasan: Berikan Manfaat Nyata untuk Rakyat

“Realisasi pendapatan baru mencapai 91,38 persen, khususnya dari pendapatan asli daerah (PAD) dan pendapatan transfer yang belum mencapai target APBD,” kata Bupati Kholilurrahman. (hendra/rosyi)

IMG-20260504-WA0013
previous arrow
next arrow