Pamekasan – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pamekasan, kembali mewacanakan pembentukan posko layanan pemadam kebakaran (damkar) di wilayah pantai utara (Pantura) pada tahun 2027 mendatang.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP dan Damkar Pamekasan Misyanto, mengatakan bahwa pembentukan posko damkar di wilayah Pantura masih menunggu pengadaan mobil armada.
Menurutnya, jika mobil damkar belum ada penambahan, maka pembentukan posko damkar yang telah direncanakan belum bisa direalisasikan.
“Untuk rencananya memang akan membentuk posko sektor damkar di wilayah Pantura. Namun, kami masih menunggu adanya mobil armada damkar yang akan ditempatkan di wilayah Pantura,” katanya, Rabu (4/1/2026).
Meskipun demikian, Misyanto mengakui bahwa pembentukan posko damkar di wilayah Pantura sangat penting dalam proses penanganan kebencanaan, pasalnya posko damkar yang hingga kini masih terpusat di satu titik mengakibatkan pemerataan layanan darurat belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.
Karena itu, pihaknya mengaku rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam proses penanganan kebakaran tahap pertama.
Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran semakin meluas di wilayah tersebut.
“Idealnya jarak tempuh dari posko damkar itu sekitar 7 kilometer atau 15 menit untuk sampai pada lokasi kejadian,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Satpol-PP dan Damkar Pamekasan, Yusuf Wibiseno mengungkapkan, rencana pembentukan posko damkar memang sudah direncanakan beberapa tahun terakhir.
Ketimpangan penanganan kebencanaan, menjadi pertimbangan utama dalam proses pembentukan posko damkar di wilayah Pantura Pamekasan.
“Untuk pengadaan armada bagi Damkar akan dianggarkan kembali di tahun 2027 mendatang,” singkatnya. (farid/rosyi)


















