Pamekasan – Bupati Pamekasan, KH. Kholilurahman secara resmi melantik Taufikurrachman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Pengambilan sumpah tersbut berlangsung di ruang Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan pada Kamis, (26/2/2026).
Pelantikan dilakukan berdasarkan surat keputusan Bupati Pamekasan No. 821:/19/432.403/2026 yang mengacu pada Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 00047/B-BM.02.01/SD/K/2026.
Bupati Pamekasan, KH. Kholilurahman menyampaikan, pengangkatan Taufikurrachman telah melalui mekanisme manajemen talenta untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Pamekasan.
Menurutnya, pengangkatan pejabat melalui sistem manajemen talenta telah direncanakan semenjak ia dilantik sebagai bupati Pamekasan. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pengangkatan pejabat, baik dari kapasitas, kemampuan dan segala hal sudah terukur.
“Dengan sistem ini, ke depan kita lebih mudah untuk mencari pengganti posisi pejabat sesuai kemampuannya. Karena dengan sistem ini, kita sudah ready stok,” ungkapnya.
KH. Kholil menegaskan, sistem pengangkatan pejabat melalui sistem manajemen talenta yang diterapkan, keunggulannya lebih ada kepastian. Sebab tidak menilai dari lamanya bekerja, akan tetapi hasil evaluasi kinerja pejabat dari hasil monitor di lapangan.
Oleh karena itu, Bupati Pamekasan meminta Sekda Pamekasan untuk melakukan penataan birokrasi. Kemudian hirarki mulai dari bupati wakil bupati hingga ke tingkat bawah juga harus kuat.
Dengan demikian, ia meyakini dalam menjalankan roda pemerintahan untuk membangun Pamekasan akan lebih mudah.
“Sistem ini tidak mengukur dari lamanya bekerja, akan tetapi di tengah perjalan kita selalu dimonitor kegiatan dan perkembangan para pejabat di lingkungan pemkab Pamekasan,” tegasnya.
Sementara itu, Taufikurrachman menyampaikan rasa syukur karena telah dipercaya mengemban tugas sekda di kabupaten yang dikenal dengan julukan Kota Gerbang Salam.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk bekerja maksimal dalam membantu kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk merealisasikan visi dan misi pembangunan daerah.
Taufik berharap, beberapa persoalan yang ada dapat diselesaikan. Meski harus dilakukan secara bertahap dengan kerja sama yang solid di pemerintahan.
“Pasti ada yang harus dibenahi, namun capaian visi misi itu tidak langsung direalisasikan selama setahun,” pungkasnya. (Farid/Rosyi)


















