Scroll untuk melanjutkan membaca
BeritaBudayaHeadlinePariwisata

Buka Karapan Sapi Tingkat Kabupaten 2025, Bupati Pamekasan Ajak Lapisan Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya

Avatar
×

Buka Karapan Sapi Tingkat Kabupaten 2025, Bupati Pamekasan Ajak Lapisan Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini
LESTARIKAN: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut melestarikan budaya Karapan Sapi.

Pamekasan – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, membuka Karapan Sapi tingkat Kabupaten 2025, Sabtu (20/9/25). Pada kesemapatan itu, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan tersebut, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut melestarikan warisan budaya leluhur.

Bahkan, pasa kesempatan itu, Kholilurrahman mengatakan, Pemkab Pamekasan secara khusus bertemu Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, sebagai upaya melestarikan warisan budaya yang hanya ada di Madura tersebut.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

“Alhamdulilah kemarin saya menghadap bapak Menteri Kebudayaan, Bapak Fadli Zon agar bagaimana Karapan Sapi dan Sapi Sonok masuk agenda nasional,” ungkapnya, Sabtu (20/9/25).

BACA JUGA :  Katua DPRD Pamekasan Minta Bupati Proaktif Buka Peluang Pembangunan di Luar Dana APBD

Diungkapkan Kholilurrahman, langkah itu penting dilakukan agar kedepan budaya-budaya peninggalan para pendahulu bisa terus dilestarikan.

Apalagi, Karapan Sapi hanya ada di Madura, dan merupakan kebudayaan yang lahir dan dikembangkan secara terus menerus melalui even atau lomba seperti yang dilaksanakan pada Karapan Sapi dan tingkat Kabupaten ini.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Buka Pameran Museum Temporer se Madura

“Saya berharap pada akhirnya ini mengkristal dan menjadi ikon yang lebih baik dan lebih besar lagi untuk Madura,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pawisata (Disporapar) Pamekasan, Fathorrahman, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disporapar Pamekasan R. Moh. Zahri, mengayakan, karapan sapi tingkat kabupaten 2025 diikuti oleh 24 peserta perwakilan enam Kawedanan di Pamekasan.

Dikatakannya, setiap Kawedanan akan diwakili pasang sapi karapan dari golongan menang atas dan golongan menang bawah.

BACA JUGA :  Jamu Bhayangkara FC, Madura United Bidik Kemenangan Perdana di Kandang

Selanjutnya, pasangan sapi yang menang di tingkat kabupaten, masing-masing tiga golongan atas dan tiga golongan bawah, akan mewakili Kabupaten Pamekasan pada Karapan Sapi tingkat gubeng atau Piala Presiden pada 19 Oktober 2025 di Bangkalan.

“Kan ini ajang silaturrahmi antar paguyuban pengerap sapi, ini juga sekaligus ajang seleksi yang akan menentukan pemenang untuk berlaga di gubeng mewakili Pamekasan, jadi kami berharap pemenang itu lebih berprestasi pada tahun sebelumnya,” ungkap Zahri. (hendra/rosyi)

IMG-20260226-WA0041
previous arrow
next arrow