Pamekasan – Terdapat tren kenaikan signfikan hingga mencapai 100 persen pada proyeksi pendapatan asli daerah (PAD) Pamekasan. Hal itu tertuang dalam draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Pamekasan, Tahun 2025-2030.
Mendapati hal itu, Ketua Pansus RPJMD Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Tabri mengatakan, pihaknya serius mendalami potensi PAD dalam RPJMD tersebut.
Apalagi Kenaikan signifikan hingga mencapai 100 persen dinilai membutuhkan rasionalitas yang sangat detail.
Meski menilai kenaikan itu sebagai sesuatu hal itu baik, namun pihaknya ingin memastikan apakah kenaikan signifikan itu rasional dari segi perencanaan eksekutif.
“Misal dari PAD rata-rata hanya Rp350 miliar dalam lima tahun terakhir naik menjadi Rp 790 miliar untuk lima tahun ke depan, kami ingin memastikan apakah itu rasional,” katanya, Selasa (5/8/2025)
Dikatakan Tabri, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 dan proteksi APBD dalam RPJMD 2026-2030, terdapat kenaikan signifikan untuk PAD yang bersumber dari empat sektor utama, meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan keuangan daerah yang dipisahkan, serta PAD lain yang dinyatakan sah.
Rincian proyeksi PAD dalam RPJMD mengalami kenaikan signifikan, mulai dari Rp361,5 miliar lebih pada 2025, naik menjadi Rp392,4 miliar pada 2026.
“Bahkan pada 2027 kembali naik menjadi Rp559,2 miliar, naik lagi menjadi Rp759,6 miliar pada 2028, Rp776,3 miliar pada 2029, serta naik menjadi Rp 795,6 miliar pada 2030,” ungkapnya.
Dari angka tersebut, rincian proyeksi PAD pada 2025 menuju 2026 naik sebesar Rp30,9 miliar. Berikutnya naik berlipat hingga mencapai angka Rp166,8 miliar, pada 2028 kembali naik 200,3 miliar.
“Berbeda dengan dua tahun penghujung, yakni pada 2029-2030, proyeksi PAD tetap terus naik, tapi turun drastis. Masing-masing Rp 16,6 miliar dan Rp 19,3 miliar,” jelasnya.
Oleh karena itu, Tabri mengaku akan terus mencoba mengurai beberapa potensi PAD yang tertuang dalam RPJMD.
Tidak hanya itu, politisi Partai Demokrat Pamekasan, juga komitmen untuk menuntaskan kajian RPJMD dalam beberapa pekan kedepan.
“Proyeksi yang disampaikan eksekutif masih ada beberapa poin yang akan disesuaikan,” pungkasnya. (hendra/rosyi)


















