Pamekasan – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Saifudin targetkan pelaksanaan pembangunan Puskesmas Bulangan Haji di Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan selesai pada bulan Oktober 2026 mendatang.
Pasalnya, tahap pertama pembangunan Puskesmas tersebut sudah dilakukan pada awal tahun 2025 lalu dan telah selesai dikerjakan, sementara untuk tahap kedua dipastikan terlaksana dan beroperasi di tahun ini.
“Tahap pertama telah selesai di 2025, sementara tahap kedua kami target dikerjakan bukan Maret dan selesai di bulan Oktober 2026,” ungkapnya, Rabu (28/1/2026).
Saifudin menambahkan, pekerjaan pembangunan Puskesmas Bulangan Haji tahap pertama menelan anggaran Rp7,8 miliar. Proyek tersebut dikerjakan CV Birza Utama dengan nilai kontrak Rp6,7 miliar.
Sementara, untuk pekerjaan tahap kedua di tahun 2026, anggaran yang akan digunakan menurun di angka sekitar Rp6 miliar.
Dengan anggaran tersebut, pihaknya menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan Puskesmas Bulangan Haji Tahap kedua dipastikan terlaksana di tahun ini.
“Pekerjaan akan segera dimulai jika DPA (dokumen pelaksanaan anggaran) sudah siap. Sementara untuk anggaran bersumber dari pemerintah pusat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Halili mengatakan, bahwa pelaksanaan pengerjaan pembangunan Puskesmas Bulangan Haji Tahap kedua perlu secepatnya dilakukan.
Ia menilai, jika pengerjaan pembangunan tersebut terlalu lamban, dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap kualitas bangunan yang sudah selesai dikerjakan di tahap pertama pada tahun 2025 lalu.
“Saya sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pembangunan tahap pertama itu, dan kami khawatir karena air hujan masuk ke pembangunan tersebut dapat menyebabkan kualitas bangunan menjadi buruk,” katanya.
Halili berharap, Dinkes Pamekasan dapat segera melakukan percepatan proses pembangunan Puskesmas tahap kedua di tahun ini.
Selain dapat menjaga kualitas bangunan tahap pertama, juga dapat mempercepat proses pemanfaatan puskesmas.
“Sampai saat ini, kami belum berkoordinasi secara langsung kepada OPD terkait, namun ke beberapa media saya sudah sampaikan itu,” pungkasnya. (farid/rosyi)


















