Pamekasan – Bedasarkan hasil skrining kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan terdapat ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) memiliki resiko tinggi, sedang, hingga ringan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinkes Pamekasan, dr. Saifudin berdasar hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada 1.384 JCH.
Menurut hasil pemeriksaan, terdapat 163 jemaah masuk kategori risiko tinggi berat, 179 jemaah kategori risiko tinggi sedang, dan 440 jemaah kategori risiko tinggi ringan. Oleh sebab itu pengawasan terhadap JCH semakin diperketat menjelang keberangkatan hingga tiba di tanah suci.
“Sisanya, sebanyak 602 jemaah lainnya dinyatakan non risiko tinggi atau relatif sehat,” terangnya, (8/5/2026).
JCH yang memiliki risiko tinggi berat didominasi jemaah dengan kondisi vitalitas tubuh yang tidak stabil, utamanya pada penderita hipertensi dan diabetes melitus. Hal itulah yang menjadi faktor sejumlah JCH memiliki resiko tinggi.
Sehingga kondisi demikian menjadi perhatian serius tim kesehatan karena para jemaah akan menjalani aktivitas fisik cukup berat selama menunaikan ibadah haji.
“Pengawasan kesehatan terus kami perketat untuk memastikan kondisi jemaah tetap stabil sebelum keberangkatan maupun saat menjalankan ibadah haji,” pungkasnya. (Rosy)
















