Pamekasan – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ali Masykur, mendorong masyarakat untuk benar-benar memberikan data jujur saat ditanya petugas sensus ekonomi 2026. Sensus yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan dimulai sejak tanggal 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Menurutnya, Sensus yang dilakukan selama sepuluh tahun sekali merupakan hal penting dalam menentukan arah pembangunan. Ia berharap data yang diberikan oleh masyarakat terhadap petugas benar-benar data valid.
“Penting sekali bagi masyarakat Pamekasan memberikan sajian data yang jujur, sebab berkenaan dengan data-data seperti angka kewirausahaan, angka kemiskinan, dan lain sebagainya,” terangnya (8/5/2026).
Data yang dihasilkan BPS selama ini menjadi rujukan utama dalam penentuan kebijakan pemerintah. Karenanya data yang tidak valid bisa memberikan dampak tidak baik terhadap pembangunan.
Pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk mendukung penuh Sensus Ekonomi 2026 ini. “Semoga hasilnya dapat memberikan dampak positif, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Pamekasan,” imbuhnya.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan yang dilakukan oleh petugas untuk memperoleh data seluruh pelaku usaha nonpertanian di Indonesia, mulai dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) usaha rumahan, hingga perusahaan besar. (Rosy)



























