Scroll untuk melanjutkan membaca
Pembangunan

Berkali-kali Diusulkan, Rencana Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Kandas

Avatar
×

Berkali-kali Diusulkan, Rencana Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Kandas

Sebarkan artikel ini
Kondisi Bangunan Pasar 17 Agustus Pamekasan Rapuh, Kayu Sudah Terlihat Lapuk dan Genting Berjatuhan, (Foto/Kurdi)

Pamekasan – Keberadaan Pasar 17 Agustus Pamekasan nampaknya belum sepenuhnya mendapat perhatikan pemerintah. Sebab meski pasar sudah membutuhkan perbaikan karena berusia belasan tahun, hingga saat ini belum mendapat anggaran rehabilitasi.

Kepala Disperindag Kabupaten Pamekasan, Muharram, S.T., mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya telah mengusulkan perbaikan Pasar 17 sejak sebelumnya. Namun, rencana tersebut harus tertunda akibat keterbatasan anggaran.

BACA JUGA :  Butuh Dana Rp2 M, Bupati Pamekasan Upayakan Bantu Anggarkan Rp1 M Saat Tinjau Pengerjaan Jalan Secara Swadaya

“Sudah kami usulkan, tapi karena keterbatasan anggaran akhirnya mundur. Harapannya bisa masuk di perubahan APBD 2027 jika memungkinkan,” ujarnya. (26/5/2026).

Bahkan Muharram mengaku sudah beberapa kali mengajukan proposal bantuan ke pemerintah pusat, termasuk saat kunjungan wakil menteri beberapa waktu lalu. Namun sayang upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil.

BACA JUGA :  Siapkan PT Aman Bencana, FRPB Pamekasan Resmi Kerjasama dengan Poltera Sampang

Padahal, upaya tersebut dilakukan untuk mendukung rencana rehabilitasi pasar secara menyeluruh. Sehingga pasar-pasar yang membutuhkan rehabilitasi dapat dilakukan secepat mungkin.

“Keinginan Bapak Bupati untuk merehab Pasar 17 itu ada. Usulan ke pusat juga sudah sering disampaikan. Tapi memang kebutuhan anggarannya besar, sementara kemampuan APBD terbatas,” katanya.

Untuk jangka pendek, Disperindag berencana melakukan perbaikan terbatas, khususnya pada los pasar batik yang dinilai membutuhkan penanganan segera. Saat ini, proses inventarisasi kebutuhan anggaran masih terus dilakukan.

BACA JUGA :  270 PJU di Pamekasan Rusak Dishub Ungkap Penyebabnya

Pemerintah daerah berharap perbaikan sementara yang dilakukan saat ini dapat mencegah potensi ambruk susulan, sembari menunggu realisasi anggaran untuk perbaikan yang lebih menyeluruh. (KB/Rosy)

IMG-20260504-WA0013
previous arrow
next arrow