Pamekasan – Semangat Hari Santri Nasional 2026 diwujudkan dengan aksi kemanusiaan. Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pamekasan menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan donor darah di Pondok Pesantren Al Abror Bumi Damai, Pamekasan, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan ini merupakan rangkaian resmi peringatan Hari Santri Nasional 2026 dan dilaksanakan berkolaborasi dengan Puskesmas Larangan serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pamekasan.
Ketua LKNU Pamekasan, dr. Akram, Sp.B, mengatakan donor darah adalah wujud nyata kepedulian sosial santri untuk membantu sesama. Setetes darah yang didonorkan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
Menurutnya, kebutuhan transfusi darah sangat tinggi untuk berbagai kondisi medis, seperti anemia, gagal ginjal, demam berdarah dengue (DBD), hingga perdarahan akibat hemoroid.
“Donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial karena darah yang didonorkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi,” ujar dr. Akram.
Ia menjelaskan, secara medis donor darah juga aman. Pada orang dewasa, sel darah memiliki masa hidup tertentu dan tubuh secara alami terus memproduksi sel darah baru. Sehingga donor darah tidak merugikan pendonor, justru membantu menjaga ketersediaan stok darah.
Selain donor darah, kegiatan ini juga fokus pada deteksi dini penyakit melalui pemeriksaan kesehatan gratis. Dr. Akram menekankan pentingnya pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah secara rutin, terutama bagi masyarakat usia di atas 40 tahun.
“Pemeriksaan tekanan darah dan gula darah penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini,” katanya.
Ia menambahkan, pemeriksaan gula darah krusial untuk mendeteksi diabetes melitus. Jika tidak terkontrol, diabetes dapat memicu komplikasi serius, salah satunya gangguan pada ginjal.
Menurutnya, budaya cek kesehatan harus diubah. Pemeriksaan tidak boleh menunggu sakit, melainkan dilakukan berkala sebagai upaya pencegahan.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Abror Bumi Damai Pamekasan, KH. Zainur Rahman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.
Ia menyebut, kegiatan CKG dan donor darah ini menjadi bukti bahwa pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat kepedulian sosial.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan CKG dan donor darah ini memberikan manfaat bagi para peserta maupun masyarakat yang terlibat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, LKNU dan Fatayat NU Pamekasan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial yang menjadi ruh Hari Santri. (KB/Rosy)
















