Scroll untuk melanjutkan membaca
Peristiwa

Dipepet Jambret, Pengendara Motor Tewas Usai Kecelakaan di Pamekasan

Avatar
×

Dipepet Jambret, Pengendara Motor Tewas Usai Kecelakaan di Pamekasan

Sebarkan artikel ini
TRAGIS: Tangkapan layar memperlihatkan kondisi kecalakaan tunggal yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di tempat.

Pamekasan – Kecelakaan lalu lintas (laka) tunggal terjadi pada siang hari di Jalan Raya Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan Pamekasan, Rabu (7/1/2026). Peristiwa nahas ini diduga kuat dipicu aksi penjambretan yang menyebabkan pengendara sepeda motor lepas kendali.

Kecelakaan tersebut, melibatkan satu unit sepeda motor bernomor polisi M 3863 CC  dikendarai empat orang, terdiri dari dua orang dewasa dan dua orang anak.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Sepeda motor itu melaju dari arah barat ke timur sebelum akhirnya mengalami kecelakaan tunggal.

BACA JUGA :  HGN Jadi Momentum Pengukuhan Pengurus JMP 2025-2027

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan, IPDA Slamat Riyadi, menjelaskan kecelakaan tunggal yang terjadi tersebut dikendarai oleh perempuan bernama Halimatus Sakdiyah (26), dan Sumriyeh (60) serta dua orang anak.

Akibat kejadian tersebut satu orang penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

“Selain dari dua orang dewasa itu, ada dua anak yakni satu pelajar SD bernama Alfian (7) asal Desa Tebul Timur, Pegantenan, serta seorang balita bernama Kayla yang masih berusia 1 tahun 8 bulan” jelasnya.

BACA JUGA :  Sepuluh Rumah Warga di Pasean Ambruk, Ketua DPRD Pamekasan Tinjau Lokasi dan Salurkan Sembako

Berdasarkan kronologis sementara, lanjut  Slamet, kecelakaan bermula saat sepeda motor korban diduga dipepet oleh pelaku jambret dari sisi kanan belakang.

Dalam peristiwa itu, tas milik korban yang dibonceng tersenggol dan ditarik oleh sepeda motor lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Aksi tersebut membuat pengemudi panik dan kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng dan menabrak tiang penyangga Toko Almira milik Tuplihah yang berada di sisi selatan jalan.

BACA JUGA :  Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas Gegerkan Warga Branta Pesisir Pamekasan

“Benturan keras tak terhindarkan dan mengakibatkan korban terjatuh ke badan jalan,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, Slamet menyebut kerugian materiil ditaksir mencapai Rp15.000.000. Hingga saat ini, belum ada saksi mata yang secara langsung melihat kejadian penjambretan tersebut.

Karena itu, petugas kepolisian menyebut, selain faktor kehati-hatian pengemudi, dugaan aksi kriminal berupa penjambretan menjadi salah satu fokus penyelidikan.

“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk mengamankan barang bukti yang ada,” pungkasnya. (farid/rosyi)

IMG-20260226-WA0041
previous arrow
next arrow