Pamekasan – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan Periode 2025–2029 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan langsung oleh KONI Provinsi Jawa Timur di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Rabu (8/1/2026) pagi.
Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Timur Nomor 821.2/SK.81/601.1/2025.
Ketua KONI Pamekasan, H. Faruk Ali, menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi momentum penting dalam memperkuat pondasi organisasi olahraga di Pamekasan.
“Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi kami yang baru dilantik untuk memajukan Pamekasan di sektor olahraga,” ujarnya.
Faruk menjelaskan, dunia olahraga saat ini menghadapi perubahan yang sangat cepat, baik dari sisi pola pembinaan yang semakin modern maupun persaingan yang kian ketat.
Oleh karena itu, KONI Pamekasan berkomitmen menjaga dan meningkatkan kualitas atlet yang ada di daerah agar mampu bersaing di berbagai level kompetisi, baik tingkat provinsi, maupun tingkat nasional.
Selain itu, Ia menegaskan bahwa keberhasilan olahraga tidak hanya ditentukan oleh latihan fisik semata, tetapi juga membutuhkan sinergi yang kuat antara pengurus, pelatih, atlet, pemerintah daerah, sponsor, serta masyarakat.
“Saat ini kita dituntut untuk terus beradaptasi, belajar, dan meningkatkan kualitas manajemen agar mampu menghadapi tantangan ke depan,” tambahnya.
Dalam mendukung kemajuan olahraga di Pamekasan, Faruk mengungkapkan sejumlah langkah prioritas yang akan dijalankan, di antaranya penguatan sistem pembinaan atlet berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan, peningkatan kualitas pelatih dan tenaga pendukung melalui pendidikan serta pelatihan berkelanjutan, serta optimalisasi sarana dan prasarana olahraga.
Selain itu, KONI Pamekasan juga berkomitmen meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran serta program kerja, sekaligus memperluas kerja sama dengan pihak swasta, komunitas, dan sekolah guna mencetak atlet-atlet muda potensial.
“Peringkat kita tahun ini menurun dari posisi 24 ke 25. Karena itu, kami telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk optimalisasi sarana dan prasarana olahraga agar prestasi Pamekasan kembali meningkat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Jawa Timur, Drs. Muhammad Nabil, M.Si menyampaikan bahwa KONI merupakan lembaga yang bertanggungjawab atas prestasi olahraga di Pamekasan, tunjuanya untuk membawa nama baik Pamekasan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Ia menekankan KONI Pamekasan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memajukan dan meningkatkan prestasi olahraga di lingkungan Kabupaten Pamekasan.
“KONI adalah orangnya bupati, dan KONI bertanggungjawab atas maju dan mundurnya prestasi olahraga di Pamekasan,” tutupnya. (farid/rosyi)


















