Scroll untuk melanjutkan membaca
Pembangunan

Pemerintah Minim Anggaran, Warga Perbaiki Jalan Lintas Kabupaten Modal Swadaya

Avatar
×

Pemerintah Minim Anggaran, Warga Perbaiki Jalan Lintas Kabupaten Modal Swadaya

Sebarkan artikel ini
Bersama Masyarakat : Bupati Pamekasan KH Kholilurraman (kanan baju putih songkok hitam), Meninjau Langsung Perbaikan Jalan Hasil Swadaya Masyarakat, (Foto/Kurdi)

Pamekasan – Masyarakat di perbatasan Pamekasan-Sampang secara swadaya bergotong royong memperbaiki jalan rusak yang menghubungkan 3 desa lintas kabupaten. Dana lebih dari Rp100 juta berhasil dihimpun tanpa menunggu bantuan pemerintah.

Aksi ini dipusatkan di Desa Mangar, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. Perbaikan dilakukan bertahap dengan target panjang jalan 2.500 hingga 3.000 meter.

Koordinator Swadaya, Ali Mansur, mengatakan dana dikumpulkan dari sumbangan warga hingga galang dana di media sosial.

BACA JUGA :  Haji Her Ajak Petani Tembakau Tetap Optimistis di Peringatan Harkopnas ke-79 Jawa Timur

“Sementara yang terkumpul Rp100 juta lebih. Tapi bantuan masih terus mengalir,” ungkap Mansur, Sabtu (5/9/2026).

Ia menyebut biaya perbaikan tidak sedikit. Untuk pengecoran 350 meter saja butuh sekitar Rp200 juta. Rinciannya, beton cair saja mencapai Rp197,35 juta, belum termasuk kawat dan biaya operasional.

“Segala macam cara untuk mengumpulkan dana kita gunakan untuk bisa merealisasikan pembangunan,” ujar Mansur.

BACA JUGA :  Tarif PBB Terendah se-Jatim, Ketua DPRD Pamekasan Ajak Masyarakat Taat Bayar Pajak

Uniknya, jalan yang diperbaiki ini tidak hanya di Pamekasan. Rutenya tembus ke Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Sampang, lalu kembali masuk Pamekasan lewat Desa Terrak.

“Tetap nyambung, sekalipun di tengah masuk Sampang, tetap nyambung,” tegasnya.

Semangat warga ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, yang meninjau lokasi.

“Tradisi memanjakan masyarakat itu saya berharap tidak terjadi lagi sehingga masyarakat tetap bergerak,” kata Kholilurrahman.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Pamekasan Tekankan Pentingnya Sinkronisasi RPJMD dengan Visi Bupati

Namun ia menegaskan pemerintah tidak lepas tangan. Pemda harus hadir sebagi fasilitator.

“Dengan demikian, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat bisa terwujud,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Bupati juga menyerahkan bantuan pribadi untuk melanjutkan perbaikan jalan.

Aksi swadaya ini menjadi bukti: ketika akses adalah kebutuhan, keterbatasan anggaran bukan penghalang. (KB/Rosy)

IMG-20260724-WA0013
previous arrow
next arrow