Pamekasan – Perpustakaan di Kabupaten Pamekasan menyuguhkan beragam koleksi buku yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menambah wawasan dan mencari berbagai referensi. Koleksi tersebut mencakup buku pendidikan, agama, kesusastraan, sosial, matematika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA), hingga sejarah. (18/08/2026).
Berbagai koleksi buku tersebut masih tertata dan terarsip dengan rapi di gedung perpustakaan yang terdiri dari dua lantai. Salah satu koleksi yang menjadi perhatian adalah buku-buku yang berkaitan dengan sejarah dan perkembangan Madura.
Pustakawan Ahli Madya, Kusairi, menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat sekitar 273 judul buku terkait Madura, termasuk karya-karya yang ditulis oleh penulis asal Madura. Koleksi tersebut mencapai sekitar 2.043 eksemplar.
“Banyak buku sejarah terkait Madura yang masih lestari dan bisa dinikmati oleh para pegiat baca dan literasi,” ujar Kusairi.
Menurutnya, keberadaan koleksi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga dan memperkenalkan pengetahuan mengenai Madura kepada generasi saat ini. Buku-buku tersebut juga dapat menjadi rujukan bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa maupun peneliti yang ingin mendalami sejarah dan kehidupan masyarakat Madura.
Namun, Kusairi mengungkapkan bahwa jumlah peminat baca dalam dua bulan terakhir mengalami penurunan. Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi masa libur semester perguruan tinggi.
“Selama dua bulan terakhir memang mengalami penurunan karena mahasiswa sedang libur semester. Biasanya mereka cukup sering berkunjung ke perpustakaan untuk mencari referensi,” jelasnya.
Meski demikian, aktivitas kunjungan ke perpustakaan tidak sepenuhnya sepi. Setiap hari masih terdapat masyarakat yang datang untuk membaca maupun mencari bahan referensi.
Kusairi berharap, setelah aktivitas perkuliahan di berbagai kampus kembali berjalan normal, jumlah pengunjung perpustakaan juga kembali meningkat.
“Kami berharap setelah kampus-kampus kembali aktif, perpustakaan kembali ramai pengunjung, terutama mahasiswa yang membutuhkan referensi untuk menunjang kegiatan akademiknya,” pungkasnya. (KB)



























