Pamekasan – Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan setiap tahun dibulan suci Ramadhan melaksanakan kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an. Kegiatan tahun ini dikemas dengan istighosah dan santunan anak yatim.
Dalam kegiatan itu, tampak hadir majlis pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, Wakil Pimpinan dan Para Ustadz, pun juga Pimpinan UIM serta para civitas akademika.
Rektor UIM, Dr. H. Ahmad, S.Ag., M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun. Hal itu dimaksudkan sebagai bagian dari penguatan spritual di lingkungan kampus.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan spritual kita bersama,” terangnya (7/3/2026).
Dalam kesempatan itu pula Rektor berbagi pengalaman saat dirinya mengantarkan mahasiswa PPL ke Jepang. Pengalaman ia ceritakan agar bisa menjadi pelajaran dan contoh bagi mahasiswa lainnya.
Dirinya berharap mahasiswanya yang ada di Jepang dapat belajar dengan baik, menjaga marwah UIM di tengah-tengah masyarakat yang mayoritas non muslim.
“Mahasiswa harus mampu menunjukkan identitasnya sebagai insan akademik sekaligus duta kampus yang membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, meskipun berada di tengah masyarakat minoritas Muslim,” imbuhnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini dimulai dengan pembukaan dengan membacakan surat alfatihah, dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin kemudian tahlil bersama, dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah, dan ditutup dengan doa.
Acara tersebut diakhir dengan penyerahan santunan terhadap anak yatim, kemudian dilanjutkan buka bersama. (Rosy)
























