Pamekasan – Kontingen Kabupaten Pamekasan yang berlaga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang berlangsung di Malang Raya hingga kini masih menanti pencairan bonus dari Pemerintah Pamekasan.
Bonus tersebut sebelumnya dijanjikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para atlet dan pelatih yang berhasil menyumbangkan medali emas, perak dan perunggu.
Berdasarkan data yang dimiliki KONI Pamekasan, sebanyak 41 atlet dan pelatih Pamekasan tercatat berhak menerima bonus sesuai perolehan medali di Porprov IX Jatim 2025. Namun, hingga awal tahun 2026 ini, belum ada kepastian waktu pencairan bonus tersebut.
Salah seorang atlet peraih medali perunggu, Desi Agustina Pranita, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap perjuangan atlet Pamekasan. Kendatipun hingga saat ini pencairan bonus tersebut belum jelas.
Menurutnya, apresiasi dalam bentuk bonus merupakan penghargaan atas kerja keras atlet selama persiapan hingga selesai pertandingan.
“Kebetulan kami mendapatkan medali perunggu. Alhamdulillah Pemkab Pamekasan menghargai upaya dan prestasi atlet,” katanya, Kamis (8/1/2026).
Meski demikian, Desi menyebutkan bahwa hingga saat ini bonus yang dijanjikan belum diterima oleh para atlet dan pelatih.
Ia mengaku hanya mendapat informasi bahwa pencairan bonus tersebut akan segera dilakukan.
Ia berharap, seiring bertambahnya tahun dan semakin ketatnya persaingan di tingkat provinsi maupun nasional, dukungan pemerintah terhadap atlet bisa terus ditingkatkan, termasuk dari sisi nominal bonus yang akan diberikan.
“Kami berharap pemerintah bisa memberikan bonus yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Pamekasan, H. Faruk Ali, menjelaskan bahwa bonus bagi atlet dan pelatih sudah masuk dalam pembahasan internal pengurus.
Ia memastikan komitmen KONI untuk mengawal agar bonus yang telah dijanjikan dapat terealisasi dengan cepat.
“Bonus itu sudah kami bahas antar pengurus, sehingga apa yang dijanjikan bisa terlaksana sesuai harapan,” jelasnya.
Faruk menegaskan, pihaknya akan berupaya mempercepat proses pencairan bonus tersebut. Mengingat kepengurusan KONI Pamekasan saat ini masih baru, ia berjanji akan menepati komitmen yang telah disampaikan kepada para atlet.
“Kami masih baru menjabat, dan kami berjanji akan menepati janji itu secepatnya,” pungkasnya.
Bonus bagi atlet dan pelatih ini diharapkan menjadi bentuk nyata dukungan KONI dan Pemkab Pamekasan dalam meningkatkan semangat, motivasi, serta prestasi olahraga di Kabupaten Pamekasan ke depan. (farid/rosyi)


















