Pamekasan – Madura United FC harus kehilangan pilar penting pada laga-laga krusial ke depan. Itu setelah Iran Junior divonis mengalami patah tulang dan harus menepi hingga enam pekan ke depan.
Dokter tim Madura United FC, Irsyad Ramadhan mengatakan, pemeriksaan menunjukkan adanya fraktur atau patah tulang yang tidak bergeser pada posisi anatomi (non-displaced) di ujung distal jari kaki kanan, disertai pembengkakan jaringan lunak di sekitarnya.
“Butuh waktu cukup panjang dalam proses pemulihannya,” katanya, Sabtu (27/9/25).
Dikatakan Irsyad, saat ini Iran Junior telah dilakukan fiksasi sederhana dengan pemasangan finger tape, ditambah pemberian vitamin tulang untuk menunjang penyembuhan.
“Diperkirakan butuh waktu kurang lebih 4-6 minggu pulih, sembari melihat perkembangannya. Semoga lebih cepat,” tutupnya. (adim/rosyi).


















