Fenomena salah memilih jurusan kuliah ternyata bukan sekadar keluhan sesaat. Berbagai riset menunjukkan bahwa banyak mahasiswa dan lulusan, baik di Indonesia maupun luar negeri, mengaku menyesali pilihan jurusan yang mereka ambil saat kuliah.
Di Indonesia, laporan Integrity Development Flexibility (IDF) tahun 2021 mencatat bahwa 87 persen mahasiswa merasa salah jurusan. Faktornya beragam, mulai dari ikut pilihan teman, dorongan keluarga, hingga tergiur program beasiswa tanpa mempertimbangkan minat dan prospek jangka panjang.
Fenomena Global, Bukan Hanya di Indonesia
Tren penyesalan memilih jurusan juga terjadi di luar negeri, termasuk di Amerika Serikat. Sebuah survei yang dilakukan ZipRecruiter pada 2022 mengungkapkan bahwa hampir separuh lulusan perguruan tinggi berharap bisa mengulang keputusan akademik mereka.
Survei ini melibatkan 1.500 lulusan sarjana yang sedang aktif mencari pekerjaan dan disesuaikan dengan data Biro Sensus AS. Hasilnya menunjukkan bahwa 44 persen responden menyesali jurusan kuliah yang dipilih, terutama karena dampaknya terhadap peluang kerja dan tingkat penghasilan.
10 Jurusan yang Paling Banyak Disesali Menurut ZipRecruiter
Berdasarkan survei tersebut, berikut daftar jurusan kuliah yang paling sering disesali:
1. Jurnalisme (87%)
2. Sosiologi (72%)
3. Seni (72%)
4. Komunikasi (64%)
5. Pendidikan (61%)
6. Manajemen pemasaran dan riset (60%)
7. Pendamping medis (56%)
8. Ilmu politik dan pemerintahan (56%)
9. Biologi (52%)
10. Sastra Inggris (52%). (hendra/rosyi)


















