Scroll untuk melanjutkan membaca
BeritaOlahraga

Cadangkan Balotelli, Lini Depan Madura United Tetap Mandul

Avatar
×

Cadangkan Balotelli, Lini Depan Madura United Tetap Mandul

Sebarkan artikel ini
FOKUS: Pelatih Madura United Angel Alfredo Vera mengakui finishing touch menjadi PR besar untuk timnya.

Pamekasan – Pada laga melawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Jum’at (12/9/25), Madura United mencadangkan boomber Albertine Joao Periera atau Balotelli.

Meski Pelatih Madura United Angel Alfredo Vera mengubah komposisi di starting line up, namun lini serang Laskar Sape Kerrab teteap mandul.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Pada laga pekan kelima BRI Super League, Balotelli yang tak kunjung mencetak gol dalam empat laga sebelumnya, baru dimasukkan di menit 67. Posisinya diisi Aji Kusuma yang tampil sejak menit awal.

BACA JUGA :  Kisruh Soal Biaya Akademi Madura United hingga Puluhan Juta, Komisaris PT PBMB: Sudah Berjalan Lama

Selain Aji Kusuma, Valeriy Hryshyn juga masuk pilihan Alfredo sejak menit awal. Hryshyn mengisi posisi Alessandro yang baru bermain di babak kedua.

Alfredo Vera mengatakan, setiap komposisi pemain yang diturunkan menyesuaikan dengan skema dan taktikal dalam setiap pertandingan.

BACA JUGA :  Inovasi Program Mahasiswa Unira Sukses Edukasi Warga saat KKN Kebangsaan di Sulawesi Selatan

Ia mengakui, saat ini PR besar Madura United adalah finishing touch. Oleh sebab itu, pasca pertandingan melawan Bhayangkara FC, tim pelatih akan fokus memperbaiki lini depan.

“Situasi yang terjadi di setiap pertandingan harus kita analisa dengan matang, kedepan kita akan fokus memperbaiki finishing touch,” katanya usai pertandingan.

Sejatinya, pada laga melawan Bhayangkara FC, Madura United mampu mencetak gol di menit 36. Sayang sepakan Roger Bonet Badia atau Ruxi dianuli VAR.

BACA JUGA :  Usai Takluk dari Malut United, Presiden Klub Madura United Suntik Mental Pemain

Kemudian di menit 88, Laskar Sape Kerrab mendapat hadiah penalti. Sayang, sepakan 12 pas Pedro Monteiro yang berhasil ditepis kiper Bhayangkara FC Muchamad Aqil Savik.

“Jika gol tidak dianulir mungkin kita bisa cetak gol lain, juga tendangan penalti, jika masuk kita akan raih kemenangan,” pungkasnya. (adim/rosyi)

IMG-20260406-WA0021
previous arrow
next arrow