Scroll untuk melanjutkan membaca
Kesehatan

Wagub Jatim Dorong Percepatan RSUD Mohammad Noer dan Layanan HD di Pamekasan

Avatar
×

Wagub Jatim Dorong Percepatan RSUD Mohammad Noer dan Layanan HD di Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (tengah) Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, saat Ditemui Awak Media, (Foto/Kurdi)
Oplus_0
previous arrow
next arrow

Pamekasan – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong percepatan kesiapan operasional RSUD Mohammad Noer yang baru di Kabupaten Pamekasan. Ia berharap rumah sakit tersebut dapat mulai beroperasi pada 2027.

Hal itu disampaikan Emil saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Pamekasan dan berdiskusi dengan Bupati Pamekasan beserta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Peringgitan Pendopo Bupati Pamekasan, Senin (5/10/2026).

Emil mengatakan, kesiapan RSUD Mohammad Noer yang baru harus dipastikan secara menyeluruh sebelum mulai beroperasi. Tidak hanya bangunan, kelengkapan fasilitas dan berbagai persyaratan pendukung juga harus dipenuhi.

BACA JUGA :  RSUD Smart Pamekasan Targetkan Pertahankan Akreditasi Paripurna

“Untuk RSUD Mohammad Noer yang baru, itu harus lengkap dan harus bisa dipertanggungjawabkan kesiapannya. Jadi tahun ini kita kebut dengan harapan di 2027 bangunan baru bisa beroperasi,” ujar Emil.

Menurutnya, percepatan operasional rumah sakit juga membutuhkan koordinasi lintas pihak, termasuk dengan BPJS Kesehatan, sehingga berbagai persyaratan dapat diselesaikan sesuai ketentuan.

Selain membahas kesiapan RSUD Mohammad Noer, Emil juga menyoroti penguatan layanan kesehatan yang sudah berjalan di Pamekasan, termasuk layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah di RS SMART/RSUD Slamet Martodirdjo.

Terkait layanan tersebut, Emil menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap ikut mendorong proses yang diperlukan, khususnya melalui koordinasi dengan BPJS Kesehatan. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pelayanan HD bagi masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA :  Tekan Angka Kematian Akibat Masalah Jantung, RSUD Smart Pamekasan Hadirkan Layanan Cathlab BPJS Kesehatan

“Ini saya mau segera koordinasi terutama dengan BPJS Kesehatan. Harapannya tadi kan Desember, tapi kan bagaimana kami juga harus ikut berperan serta. Inisiatif baik Pak Bupati kita ikut dorong bersama-sama supaya izinnya lancar,” kata Emil.

Menurut Emil, koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten untuk memastikan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terpenuhi.

BACA JUGA :  Pelantikan DPC se-Pamekasan Jadi Awal Baru Penguatan Kader dan Pelayanan ke Masyarakat

Layanan HD menjadi salah satu pelayanan penting bagi pasien penyakit ginjal yang membutuhkan cuci darah secara rutin. Karena itu, kelancaran aspek perizinan maupun kerja sama dengan BPJS Kesehatan menjadi perhatian agar masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut dapat memperoleh pelayanan secara berkelanjutan.

Emil menegaskan, Pemprov Jatim akan ikut mengambil peran dalam mendorong berbagai inisiatif Pemerintah Kabupaten Pamekasan di bidang kesehatan.

Sementara untuk RSUD Mohammad Noer yang baru, pemerintah menargetkan seluruh kesiapan dapat dikebut pada tahun ini sehingga bangunan baru tersebut diharapkan dapat mulai beroperasi pada 2027. (KB)

Oplus_0
previous arrow
next arrow