Scroll untuk melanjutkan membaca
Pemerintahan

DPRD Pamekasan Minta Pemerintah Kabupaten Pamekasan Diet Ketat Anggaran

Avatar
×

DPRD Pamekasan Minta Pemerintah Kabupaten Pamekasan Diet Ketat Anggaran

Sebarkan artikel ini
Suasana Rapat LKPJ di Ruang Peripurna DPRD Pamekasan, (Foto/Dok. Terukur.id)
Oplus_0
previous arrow
next arrow

Pamekasan – Pada Rapat Pembahasan LKPJ APBD, DPRD Pamekasan meminta Pemerintah Kabupaten Pamekasan lebih ketat menekan efesiensi dalam pengelolaan anggaran 2026. Kegiatan itu dilakukan di Ruang Paripurna, Senin (18/5/2026).

DPR menyoroti kondisi keuangan daerah yang sedang tertekan. Sebab total APBD mencapai Rp. 1,9 triliun dan difisit mencapai Rp 176 miliar akibat turunya dana transfer pusat.

BACA JUGA :  DPRD Pamekasan Panggil Kabag Kesra Persoalan Anggaran Hewan Kurban

Secara umum pengelolaan anggaran dinilai sudah sesuai aturan. Namun DPRD menilai masih ada yang perlu dibenahi. Diantaranya percepatan serapan anggaran, peningkatan PAD, serta pengurangan belanja birokrasi yang tidak langsung menyentuh masyarakat.

DPRD berharap anggaran digunakan sebaik mungkin guna mengantisipasi efesiensi. Kegiatan diharoan lebih mengutamakan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, utamanya pelayanan dasar.

BACA JUGA :  Serap Aspirasi Rakyat Lewat Reses, Juhari: Petani, Nelayan, dan Warga Desa Suarakan Harapan ke Pemerintah

Ketua Sekaligus Juru Bicara Pansus LKPJ Rasyid Fansori Mengatakan, peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat harus menjadi salah satu rekomendasi utama. Sehingga program yang dilakukan benar-benar dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah, harus memastikan terus menerus untuk pertumbuhan ekonomi berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas. (Rosy)

BACA JUGA :  Dalami Strategi Perlindungan Data, DPRD Pamekasan Studi ke Diskominfo Jatim
Oplus_0
previous arrow
next arrow