Scroll untuk melanjutkan membaca
Olahraga

Olahraga Mini Soccer Disambut Antusias Masyarakat Pamekasan

Avatar
×

Olahraga Mini Soccer Disambut Antusias Masyarakat Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Ketua KONI Kabupaten Pamekasan periode 2025–2029, H. Faruk Ali, (Foto/Kurdi)

Pamekasan – Meski tergolong olahraga baru, mini soccer kini menjadi hobi yang mendapat sambutan antusias masyarakat. Terbukti, lapangan mini soccer yang baru saja diresmikan di Kabupaten Pamekasan, mulai difungsikan dan langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para pecinta olahraga sepak bola modifikasi itu.

Ketua KONI Kabupaten Pamekasan periode 2025–2029, H. Faruk Ali, menjelaskan bahwa meski cabang olahraga (cabor) mini soccer masih tergolong baru dan belum sepenuhnya terdaftar secara administratif, aktivitas di lapangan sudah berjalan.

“Memang secara administrasi belum didaftarkan, tapi lapangan sudah bisa digunakan dan pemainnya sudah ada. Ini menunjukkan minat masyarakat sangat tinggi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Usai Takluk dari Malut United, Presiden Klub Madura United Suntik Mental Pemain

Menurut Faruk, saat ini fungsi utama lapangan difokuskan sebagai sarana latihan dan pengenalan cabor mini soccer kepada masyarakat. Sejumlah tim bahkan mulai terbentuk secara mandiri, meski belum dalam naungan resmi organisasi.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi modal awal bagi pengembangan mini soccer di Pamekasan. Sayangnya, keterbatasan fasilitas masih menjadi tantangan, pasalnya lapangan yang tersedia baru satu-satunya di wilayah tersebut.

“Sekarang ini masih tahap pemanfaatan awal. Karena lapangannya hanya satu, sementara peminatnya luar biasa. Jadi penggunaannya harus diatur agar bisa dimanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.

BACA JUGA :  Madura United Catat Clean Sheet Perdana, Alfredo Puji Duet Pedro-Mendonca

KONI Pamekasan juga berencana mendorong pemanfaatan lapangan tersebut sebagai pusat kegiatan olahraga baru, termasuk agenda kompetisi internal seperti KONI Cup jika kesiapan sudah mencukupi.

“Ke depan, lapangan ini tidak hanya untuk latihan, tapi juga bisa jadi pusat pembinaan dan kompetisi. Tapi tentu harus melalui tahapan, termasuk kesiapan dari pengurus Cabornya,” imbuhnya.

Lapangan mini soccer ini diketahui merupakan milik pihak swasta. KONI pun mengapresiasi kontribusi tersebut karena dinilai membantu percepatan pengembangan olahraga di daerah.

BACA JUGA :  Diskop UKM dan Naker Anggarkan 226 Juta Rupiah untuk Pelatihan Kerja Kompetensi

“Ini inovasi yang sangat baik. Kami dari KONI akan mendukung penuh agar fungsi lapangan ini bisa maksimal dan berkelanjutan,” tegas Faruk.

Dalam waktu dekat, KONI juga akan melakukan koordinasi dengan pengurus cabor mini soccer guna menyusun sistem pengelolaan dan pemanfaatan lapangan secara lebih terarah.

Dengan mulai difungsikannya lapangan ini, diharapkan mini soccer dapat berkembang pesat dan menjadi salah satu alternatif olahraga favorit masyarakat Pamekasan. (KB/Rosy)

IMG-20260504-WA0013
previous arrow
next arrow