Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi

Pertamina Ungkap Kondisi Global Hingga Panic Buying Picu Kelangkaan LPG Melon, Pastikan Kondisi Segera Normal

Avatar
×

Pertamina Ungkap Kondisi Global Hingga Panic Buying Picu Kelangkaan LPG Melon, Pastikan Kondisi Segera Normal

Sebarkan artikel ini

Pamekasan – PT Pertamina Persero ungkap kondisi global dan panic buying jadi pemicu kelangkaan LPG 3 kilogram di sejumlah daerah di Madura, termasuk di Kabupaten Pamekasan.

Sales Branch Manager Rayon 8 Surabaya, Gilang Hisyam Hasyemi, mengakui bahwa masyarakat memang sempat mengalami kesulitan dalam mendapatkan LPG bersubsidi itu.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Bahkan, harga yang dipatok di lapangan sering kali melampaui batas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Karena hal itu, ia menilai ada beberapa faktor yang mempengaruhi kelangkaan LPG 3kg, mulai dari dinamika global, perubahan perilaku masyarakat dalam membeli LPG yang meningkat secara tiba-tiba, hingga situasi di kawasan Timur Tengah dinilai turut berdampak pada sektor energi secara luas.

BACA JUGA :  Kesadaran Finansial Meningkat, Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

“Berdasarkan hasil monitoring yang kami lakukan, memang ada pengaruh dari kondisi global maupun lokal. Selain itu, yang biasanya membeli satu tabung, karena ada kepanikan akhirnya membeli lebih dari satu tabung ,” ungkapnya, Kamis (16/4/2026).

Selain faktor itu, lanjut Gilang, fenomena panic buying juga terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk Pamekasan.

Peningkatan permintaan kebutuhan pada momen tertentu, seperti lebaran dan berbagai hajatan turut memperbesar konsumsi LPG di masyarakat, sehingga berdampak terhadap kelangkaan LPG.

BACA JUGA :  Turun Langsung, Wabup Pantau Harga Sembako Jelang Lebaran

Kendati demikian, pihaknya menegaskan bahwa secara umum distribusi LPG selama Ramadan hingga pasca-Idulfitri, hingga kondisi yang saat ini terjadi masih dalam keadaan kondusif.

Hanya saja, lonjakan permintaan yang tidak terprediksi menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan pasokan.

Untuk itu, pihaknya telah mengambil langkah antisipasi, mulai dari melakukan penambahan alokasi LPG sebanyak tiga kali, termasuk distribusi tambahan pada hari Minggu dan rencana penambahan kembali pada pekan berikutnya.

Gilang juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pembelian sesuai kebutuhan dinilai menjadi kunci menjaga ketersediaan LPG di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Ketua Paguyuban PKL Soroti Kondisi Eks PJKA, Wakil Rakyat Target 2027 Ada Perbaikan

Gilang optimis bahwa kelangkaan LPG 3 kilogram atau LPG Melon yang dialami warga Pamekasan dipastikan akan segera teratasi. Pihak Pertamina menyatakan optimistis kondisi distribusi akan kembali normal dalam waktu dekat.

“Kami akan terus menambah alokasi agar kondisi segera kembali normal. Kami juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan penyesuaian alokasi LPG, terutama pada bulan April,” tegasnya. (farid/rosy)

IMG-20260406-WA0021
previous arrow
next arrow