Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi

Bupati Pamekasan Sebut UMKM Penggerak Ekonomi Daerah di Acara Economic Fest 2026

Avatar
×

Bupati Pamekasan Sebut UMKM Penggerak Ekonomi Daerah di Acara Economic Fest 2026

Sebarkan artikel ini
Bupati Pamekasan KH Kholilurraman, (kiri) Bersama Ketua Umum BPC HIPMI Pamekasan, Ach. Kusairi, (Foto/Kurdi)

Pamekasan – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, jelaskan pentingnya peran dan nilai strategis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menggerakkan perekonomian daerah. Hal itu ia sampaikan saat membuka Economic Fest 2026 yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pamekasan, di Monumen Arek Lancor, Senin (1/6/2026) malam.

Bupati menyampaikan, UMKM bukan sekadar pelaku usaha skala kecil, melainkan fondasi utama ekonomi masyarakat yang memiliki daya tahan tinggi serta kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA :  Mayoritas Bersarang di Perkotaan, Ratusan Reklame Ilegal Ditertibkan Satpol-PP dan Damkar Pamekasan

“UMKM ini adalah kekuatan riil ekonomi kita. Mereka bukan hanya bertahan dalam berbagai situasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat,” ujar Kholilurrahman.

Ia menilai, kegiatan seperti Economic Fest 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas UMKM, baik dari sisi kualitas produk, pemasaran, maupun jaringan usaha.

“Melalui forum seperti ini, para pelaku UMKM bisa belajar, berkolaborasi, dan meningkatkan kualitas usahanya. Ini bagian dari upaya agar UMKM kita bisa naik kelas,” tegasnya.

BACA JUGA :  Owner PR Cahaya Pro: Kolaborasi Wartawan dan Pengusaha Lokal Kunci Kemandirian Ekonomi

Bupati juga menekankan bahwa UMKM Pamekasan tidak boleh hanya berkembang di pasar lokal, tetapi harus memiliki visi lebih besar untuk menembus pasar nasional hingga internasional.

“Kita tidak boleh puas hanya dikenal di daerah sendiri. UMKM Pamekasan harus berani keluar, membangun jejaring dengan daerah lain, bahkan menargetkan pasar ekspor,” lanjutnya.

Oleh sebab itu ia berharap adanya pendampingan berkelanjutan pasca kegiatan, agar pelaku UMKM mendapatkan akses pembinaan yang konsisten dan terarah.

BACA JUGA :  Buka Pembelian di Pamekasan 17 Agustus, H Her: Jangan Mau Kalau Tembakau Ditawar Murah

“Yang terpenting bukan hanya acara ini, tetapi bagaimana setelahnya ada wadah yang terus membimbing dan menguatkan UMKM agar semakin mandiri dan kompetitif,” tambahnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, HIPMI, dan berbagai pihak terkait menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan di Pamekasan.

“Jika kolaborasi ini terus terjaga, maka UMKM kita akan semakin kuat, dan dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkasnya. (KB/Rosy)

IMG-20260504-WA0013
previous arrow
next arrow