Pamekasan – Sebuah akun TikTok yang mengatasnamakan Bawang Mas diduga melakukan penipuan melalui fitur live streaming baru-baru ini.
Dalam siaran tersebut, akun itu menjanjikan balasan uang dalam jumlah lebih besar kepada penonton yang mengirimkan saweran atau gift.
Dalam live streaming itu disebutkan bahwa pengirim gift tertentu akan mendapatkan uang yang lebih besar sesuai dengan besaran gift yang diberikan, seperti gift donat yang akan mendapatkan Rp500 ribu. Kemudian, gift topi akan mendapatkan balasan hingga Rp1 juta.
Semakin besar gift yang dikirim, semakin besar pula balasan yang dijanjikan oleh pemilik akun tersebut.
Akibat dari perbuatan itu, sejumlah warga diduga menjadi korban. Salah satunya Holis, warga Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.
Holis mengaku bahwa dirinya telah mengirimkan gift berulang kali karena tergiur janji disampaikan dalam siaran langsung tersebut.
“Saya nyawer topi sampai ketagihan, karena dijanjikan akan dapat balasan lebih besar. Saya sangat butuh uang waktu itu. Tapi setelah saya tunggu, ternyata tidak ada apa-apa,”ungkapnya, Sabtu (3/1/2026).
Ia memperkirakan jumlah korban tidak sedikit. Menurutnya, pengirim gift tidak hanya berasal dari Madura, khususnya Pamekasan, tetapi juga dari luar daerah seperti Bogor.
Banyaknya penonton yang memberikan gift diyakini bahwa penonton percaya karena akun tersebut menggunakan nama dan foto KRT. H. Khairul Umam Handinagoro, atau yang akrab disapa H. Her.
Saat ini, H. Her yang dikenal sebagai figur publik sekaligus pendukung peserta Dangdut Academy 7, Valen, merupakan sultan Madura dan pasti menepati janjinya.
“Yang tampil di live itu tidak ada orangnya, hanya foto H. Her saja. Tapi karena namanya sudah dikenal, banyak yang percaya,” jelas Holis.
Ia berharap agar pihak Bawang Mas dapat menindaklanjuti kasus ini agar tidak menimbulkan lebih banyak korban, serta tidak mencemarkan nama baik bawang mas.
Sementara itu, CEO Bawang Mas Group, KRT. H. Khairul Umam Handinagoro, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki akun media sosial apa pun, apalagi akun Tiktok.
“Saya tegaskan, saya tidak pernah punya akun apa pun. Jadi kalau ada akun yang mengunggah foto atau video atas nama saya atau Bawang Mas Group, itu bukan dari saya,” tegasnya.
Melalui keterangannya, H. Her mengimbau dan meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap akun yang mengatasnamakan dirinya atau Bawang Mas, sehingga dapat mencegah meningkatnya banyak korban penipuan.
“Kalau ada yang mengatasnamakan akun Bawang Mas, sebaiknya tidak direspons. Jangan sampai tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (farid/rosyi)


















