Pamekasan – Program Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan kembali menuai hasil positif. Keberadaan TPS 3R di Desa Bulay, Kecamatan Galis, terbukti mampu mengurangi sampah yang dibuang sembarangan oleh warga.
Sebelumnya, sejumlah titik di Desa Bulay kerap ditemukan tumpukan sampah liar di pinggir jalan, selokan, hingga lahan kosong. Namun sejak TPS 3R beroperasi, kondisi tersebut mulai berangsur hilang.
Apresiasi datang dari Laili, warga Desa Bulan, Kecamatan Galis. Ia mengaku kini lingkungan desanya jauh lebih bersih dan nyaman.
“Alhamdulillah, sejak ada TPS 3R, saya sudah tidak lagi menemukan sampah dibuang di sembarang tempat. Dulu di pinggir jalan dan di selokan banyak sampah berserakan, sekarang sudah bersih. Warga sekarang sudah punya tempat untuk buang dan pilah sampah,” ungkap Laili.
Menurut Laili, TPS 3R tidak hanya sekadar tempat pembuangan, tetapi juga menjadi pusat edukasi bagi warga untuk memilah sampah organik dan anorganik.
“Sampah rumah tangga sekarang dipilah. Yang bisa didaur ulang dikumpulkan, yang organik bisa diolah. Jadi sampah tidak menumpuk dan tidak dibuang liar lagi. Kami sebagai warga sangat terbantu dan berterima kasih kepada DLH Pamekasan,” tambahnya.
Keberhasilan TPS 3R di Desa Bulan diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Pamekasan yang masih menghadapi persoalan sampah liar. Melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan prinsip 3R, volume sampah yang dibuang ke lingkungan dapat ditekan secara signifikan.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pamekasan terus mendorong optimalisasi TPS 3R sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah dari sumbernya, demi mewujudkan Pamekasan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. (*/Rosy)






























