Pamekasan – Kepedulian CEO Bawang Mas Center (BMC), KRT. H. Khairul Umam Handinagoro, terhadap masyarakat kurang mampu, yatim piatu dan dunia pendidikan kembali mendapat apresiasi publik.
Pada ajang AJP Award 2025 yang digelar oleh Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), H. Her dianugerahi penghargaan sebagai Inisiator Pembangunan Rumah Yatim-Dhuafa & Peduli Pendidikan.
Penganugerahan penghargaan itu digelar di Ballroom FrontOne & Azana Style Hotel Pamekasan, Selasa (9/12/2025) Malam.
Dalam kesempatan itu, H. Khairul Umam atau yang akrab disapa H. Her, menyampaikan bahwa bantuan sosial yang dijalankan BMC merupakan wujud tanggung jawab moral terhadap masyarakat yang dalam kesulitan, utamanya bagi mereka yang tidak memiliki rumah layak huni.
“Banyak masyarakat di sekitar kita yang tidak memiliki rumah, bahkan ada yang menumpang. Atas dasar itu, melalui BMC kami berbagi rezeki agar anugerah Tuhan tidak dinikmati sendiri. Program pembangunan rumah ini sudah kami mulai sejak 2020,” ujarnya.
H. Her menambahkan, BMC tidak hanya fokus pada penyediaan tempat tinggal bagi yatim dan dhuafa, namun juga berkontribusi dalam penguatan sektor pendidikan.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam memutus rantai kemiskinan, utamanya di Pamekasan.
“Memberantas kemiskinan itu berawal dari pendidikan. Meskipun kami bukan pejabat pemerintah, kami berkeinginan untuk tetap berada dalam jalan yang diajarkan Islam, bahwa menuntaskan kemiskinan menjadi bagian terpenting,” tambahnya.
H. Her, berharap kegiatan sosial yang telah berjalan selama bertahun-tahun itu dapat terus berlanjut, meski suatu saat dirinya sudah tidak lagi mampu aktif.
Karena itu, pihaknya telah menyiapkan dana khusus untuk memastikan program kemanusiaan tersebut tetap berjalan secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini tetap berjalan meskipun kami sudah tidak sehat atau bahkan sudah tidak ada. Kami sudah menyisihkan dana sejak sekarang untuk mengelola kegiatan ini,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, H. Her menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan AJP Pamekasan. Namun baginya, penghargaan terbesar bukanlah yang diberikan manusia, melainkan dihargai oleh sang Pencipta.
“Saya ucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Tetapi bagi saya, penghargaan terpenting adalah ketika apa yang kita lakukan dihargai oleh Allah SWT,” pungkasnya. (farid/rosyi)


















