Scroll untuk melanjutkan membaca
Sosial

6.000 Buruh Pabrik Rokok Belum Terima BLT DBHCHT, Kadinsos : Masih Proses

Avatar
×

6.000 Buruh Pabrik Rokok Belum Terima BLT DBHCHT, Kadinsos : Masih Proses

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Sosial Pamekasan, Herman Hidayat, Saat Memberikan Keterangan kepada Awak Media, (Foto/Kurdi)

Pamekasan – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diperuntukkan bagi buruh pabrik rokok di Kabupaten Pamekasan pada tahun ini masih berstatus usulan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Pamekasan, Herman Hidayat, yang menyebut proses penyaluran hingga kini belum sepenuhnya rampung.

Menurut Herman, jumlah calon penerima bantuan masih dalam tahap pendataan dan verifikasi. Ia menyebutkan bahwa penerima diperkirakan mencapai ribuan orang.

BACA JUGA :  Gelar Buka Puasa dan Belanja Gratis Bersama 3.000 Anak Yatim di Pamekasan, BIP Raih Dua Rekor MURI

“Untuk penyaluran DBHCHT kepada karyawan, jumlahnya kurang lebih sekitar 6.000 orang. Saat ini masih dalam proses, termasuk penentuan nilai total bantuan yang akan diterima. Insya Allah bulan ini sudah ada hasilnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga kini belum ada angka pasti terkait total anggaran yang akan disalurkan karena masih dalam tahap finalisasi.

BACA JUGA :  Mahasiswa UIN Madura Selesaikan Artikel Ilmiah dalam 10 Hari, Bukti Kapasitas Intelektual di LSQ Yogyakarta

“Besaran totalnya masih belum final, karena prosesnya masih berjalan. Nanti kalau sudah selesai dan sudah fix, baru bisa diketahui angka pastinya,” jelasnya.

Terkait pencairan, Herman menegaskan bahwa proses tersebut masih menunggu kerja sama dengan pihak perbankan.

“Untuk pencairan, kami masih menunggu finalisasi dengan Bank Jatim. Kalau itu sudah selesai, baru bisa masuk ke tahap pencairan. Jadi saat ini masih dalam proses,” katanya.

BACA JUGA :  Tuding Rekrutmen Tidak Tepat, Federasi Taman Juang Group Geruduk BPS Pamekasan

Saat ditanya mengenai progres penyaluran di lapangan, ia menegaskan bahwa secara resmi bantuan tersebut belum disalurkan.

“Secara resmi belum tersalurkan, karena memang prosesnya belum selesai. Nanti setelah semuanya final, baru akan dilakukan pencairan,” tutupnya. (KB/Rosy)

IMG-20260504-WA0013
previous arrow
next arrow