Pamekasan – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang bagi masyarakat dalam memberikan usulan maupun saran terkait pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Langkah ini dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan pemerintah semakin tepat sasaran.
Herman mengimbau seluruh masyarakat, khususnya operator desa dan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), untuk aktif memperbarui data penerima bantuan.
Menurutnya, setiap masukan yang masuk akan langsung direspons, ditindaklanjuti, dan melalui proses verifikasi serta validasi.
“Setiap usulan dan saran akan direspon dan ditindaklanjuti untuk selanjutnya diverifikasi dan divalidasi,” ujarnya, Senin (1/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa DTSEN bersifat dinamis sehingga harus selalu diperbarui mengikuti kondisi terbaru di lapangan.
Perubahan data kependudukan seperti kelahiran, kematian, pernikahan, hingga perpindahan penduduk menjadi alasan pentingnya pembaruan data secara rutin.
“Ada yang lahir, ada yang meninggal, ada yang menikah, ada yang pindah tempat. Jadi data selalu berubah dan perlu terus di-update,” tambahnya.
Herman juga meminta seluruh petugas PKH dan operator desa untuk membiasakan diri melakukan pemutakhiran data secara berkala dan akurat.
Dengan demikian, bantuan pemerintah benar-benar dapat diberikan kepada warga yang memenuhi syarat.
“Ada masyarakat yang mengeluh tidak dapat bantuan karena faktor politik, keluarga, dan semacamnya. Saya ingin faktor tersebut tidak ada di bantuan pemerintah,” tegasnya.
Selain itu, Herman meminta masyarakat agar melakukan sanggah atau usulan baru jika ditemukan adanya bantuan yang dinilai kurang tepat sasaran, baik melalui tingkat desa, kecamatan, kabupaten maupun melalui link atau aplikasi Cek Bansos yang telah di sediakan kementerian sosial.
Melalui upaya ini, Dinsos Pamekasan berharap penyaluran bantuan sosial semakin objektif, transparan, dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat.
“Masyarakat bisa melakukan sanggah maupun usulan penerima bantuan baru melalui link tersebut,” pungkasnya. (farid/rosyi)


















