Scroll untuk melanjutkan membaca
Kesehatan

World Heart Day 2026 dan HUT IDI ke-76 RSUD SMART Gelar Senam & Skrining Gratis

Avatar
×

World Heart Day 2026 dan HUT IDI ke-76 RSUD SMART Gelar Senam & Skrining Gratis

Sebarkan artikel ini
Libatkan Masyarakat: World Heart Day 2026, Sukses Digelar, (Foto/Dok. Terukur.id)
Oplus_0
previous arrow
next arrow

Pamekasan – Suasana Pendopo Ronggosukowati Pamekasan tampak berbeda pada Minggu pagi (27/9/2026). Ratusan warga tumpah ruah mengikuti rangkaian peringatan Hari Jantung Sedunia (World Heart Day) 2026 yang dirangkai dengan HUT Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-76.

Kegiatan kolaborasi SMF Kardiologi RSUD Smart Pamekasan, Klinik Utama Vitria Medika, dan IDI Pamekasan ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Tidak hanya seremonial, acara dikemas dengan aksi nyata untuk jantung sehat.

Sejak pagi, warga diajak senam jantung sehat bersama, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Ada cek tekanan darah, cek gula darah, hingga skrining kegemukan melalui pengukuran Body Mass Index (BMI) dan lingkar perut dalam program Body Transformation Challenge (BTC). Tak ketinggalan, layanan konsultasi dokter gratis dari IDI Pamekasan juga diserbu warga.

BACA JUGA :  Komisi II DPRD Pamekasan Dorong Percepatan Launching SIHT Jelang Panen Raya Tembakau

Puncak acara adalah seminar awam yang dibawakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Vitriyaturrida.

Mengikuti imbauan PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia), tema World Heart Day tahun ini adalah MENARI (Meraba Nadi Sendiri). Gerakan sederhana untuk mendeteksi dini gangguan irama jantung, apakah detaknya terlalu lambat, terlalu cepat, atau tidak beraturan.

“Peganglah dada kiri kita masing-masing, bahwa di dalamnya ada organ yang tiap saat berdetak. Maka kita harus lebih peduli menjaga kesehatan jantung kita,” ujar dr. Vitri di hadapan ratusan peserta.

Menurutnya, cara paling mudah adalah kenali faktor risiko dalam tubuh sendiri: hipertensi, diabetes, kolesterol, kebiasaan merokok, hingga faktor genetik.

BACA JUGA :  Disambut Tangis Histeris, Jenazah ABK Virgo Transport 8 Tiba di Rumah Duka Pamekasan

Ia menegaskan, jangan menunggu sakit baru peduli jantung.

“Rajin skrining atau check up dan komitmen pada diri sendiri agar makan lebih sehat, aktif berolahraga, hindari rokok, kelola stres dan hiduplah lebih lama,” tegasnya.

“Jaga jantung mulai sekarang. Jangan menunggu sakit. Perubahan pola hidup sehat dan kelola stres bisa menyelamatkan jutaan nyawa. Sayangi jantungmu untuk menjaga kesehatan keluarga dan orang lain,” pesannya.

Tak hanya teori, warga juga dibekali skill penyelamatan nyawa. Materi Bantuan Hidup Dasar (BHD) disampaikan dr. Harris Kristanto bersama tim IDI Pamekasan. Warga bahkan praktik langsung teknik pijat jantung menggunakan manekin, yang berlangsung antusias.

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Ketuk Kesadaran Masyarakat Melalui Gerakan Indonesia Asri

Kegiatan akbar ini turut dihadiri Bupati Pamekasan Kholilurrahman, Ketua TP PKK yang juga Ibu Wakil Bupati, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Smart dr. Syaiful, jajaran direktur rumah sakit se-Pamekasan, Ketua IDI Pamekasan, hingga Kepala Kantor Imigrasi Pamekasan.

Hadir pula Direktur Klinik Utama Vitria Medika dan berbagai komunitas: komunitas STI, Himpunan Wanita Karya, Senam Lansia, Kerta Wredatama, Al Hidayah, dan Yayasan Jantung Indonesia.

Melalui momentum Hari Jantung Sedunia ini, RSUD Smart dan IDI Pamekasan ingin mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap detak jantungnya sendiri, rutin deteksi dini, dan membangun gaya hidup sehat sebagai kunci utama mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah. (KB/Rosy)

Oplus_0
previous arrow
next arrow