PAMEKASAN – PT Bawang Mas menjadwalkan pembelian tembakau petani mulai Minggu (17/8/2025) mendatang. Selain menjamin tidak adanya pengambilan sampel gratis, Bawang Mas juga berkomitmen akan membeli tembakau dengan petani dengan harga tinggi.
Ceo PT Bawang Mas H Khairul Umam (H Her) mengatakan, pihaknya akan mempertahankan sistem pembelian sampel tembakau seperti tahun-tahun sebelumnya.
Artinya, setiap pengambilan sampel atau contoh tembakau yang dilakukan saat pembelian, akan dibayar sesuai dengan harga tembakau tersebut.
Di samping itu, H Her juga akan memberikan harga tinggi untuk tembakau petani di Madura. Tentu harga tinggi itu harus diimbangi dengan kualitas tembakau yang baik.
“Tanggal 17 Agustus saya akan mulai membeli tembakau petani secara langsung,” ungkap H Her dalam sebuah unggahan video di salah satu akun media sosial, Kamis (14/8/2025)
Dalam video itu, pria yang juga Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM) tersebut menjabarkan, saat ini pihaknya sudah menetapkan harga tembakau di angka Rp50.000 hingga Rp65.000 per kilogram untuk tembakau tegal.
Sementara untuk tembakau gunung, H Her menetapkan harga Rp50.000 hingga Rp75.000 per kilogram.
Harga itu, kata H Her, disesuaikan dengan kualitas tembakau. Jika kualitas tembakau di bawah ketentuan, maka otomatis harganya di bawah angka tersebut.
H Her menyatakan siap untuk membeli tembakau petani dengan harga tinggi. Sehingga, H Her mengimbau petani untuk tidak mudah menjual tembakau dengan harga murah kepada tengkulak atau pabrikan.
“Jual langsung ke saya, akan saya beli dengan harga tinggi, jadi petani jangan mau jika tembakaunya dibeli dengan harga murah,” tegasnya. (hul)
























