Pamekasan – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mendorong penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah meningkatkan kemandirian fiskal dan memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran. Hal itu disampaikan saat menjadi inspektur Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Senin (17/8/2026).
Kholilurrahman menilai Pamekasan perlu menggali sumber pendapatan baru agar tidak terlalu bergantung pada transfer pemerintah pusat.
“Kita harus mempunyai sandaran. Selain DAK, selain transfer ke daerah, kita harus sudah merekah-rekah sumber pendapatan yang lain sehingga dengan demikian penghasilan daerah akan meningkat,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan PAD harus dilakukan dengan mengoptimalkan potensi daerah secara terukur, tanpa menghambat aktivitas ekonomi masyarakat. Pendapatan yang diperoleh juga harus kembali diarahkan untuk program pembangunan yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya pembangunan berbasis prioritas, terutama pada sektor pertanian, infrastruktur dan pendidikan, sehingga anggaran yang tersedia memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Mudah-mudahan rencana bahwa DAU transfer daerah itu akan dikembalikan sehingga dengan demikian menjadi normal, mudah-mudahan bisa cepat dilaksanakan,” katanya.
Bupati berharap penguatan PAD dan dukungan transfer pusat dapat memperluas ruang fiskal Pamekasan. Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki kemampuan lebih besar untuk menentukan dan membiayai pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan harus memberikan manfaat kepada masyarakat. Kita ingin sumber pendapatan daerah berkembang, kemudian hasilnya kembali untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Pamekasan,” pungkasnya. (KB/Rosy)



























