Pamekasan – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, secara resmi kembali menambah satu Program Studi (Prodi) seiring dengan terbitnya izin penyelenggaraan Prodi Statistika
Hadirnya Prodi tersebut tertuang dalam keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1027/B/0/2026.
Rektor UIN Madura, Saiful Hadi mengatakan bahwa adanya prodi baru itu menjadi penanda semakin terbukanya peluang transformasi kelembagaan dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, utamanya dalam memperluas pilihan layanan pendidikan yang dapat diakses masyarakat di UIN Madura.
Perubahan bentuk menjadi UIN sebagaimana diamanatkan oleh pemerintah memberikan ruang yang lebih luas bagi UIN Madura untuk membuka program studi baru di berbagai bidang keilmuan.
Karena itu, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menempuh pendidikan tinggi sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka.
“Dengan lahirnya Program Studi Statistika ini, perubahan bentuk dari IAIN Madura menjadi UIN Madura semakin terbuka. Program-program studi ilmu lain yang diamanatkan menjadi bagian penting yang memberikan kesempatan kepada UIN Madura untuk membuka program studi baru,” ungkapnya, Kamis, (24/9/2026).
Ke depan, UIN Madura berharap dapat kembali menghadirkan program studi baru yang berada di bawah pembinaan Kemdiktisaintek, khususnya program studi yang berbasis pada ilmu pengetahuan umum dan melengkapi bidang keilmuan keagamaan yang selama ini menjadi mandat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
“Ke depan, kami berharap akan lahir dua program studi baru di bawah Kemdiktisaintek yang berbasis pada bidang ilmu pengetahuan lainnya. Semoga nantinya juga dapat lahir fakultas saintifik yang sejalan dengan visi dan misi kelembagaan UIN Madura,” tukas Saiful. (Farid)
















