Pamekasan – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pamekasan segera memasuki tahap peluncuran. DPRD Pamekasan mendorong agar program tersebut tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi segera beroperasi dan memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat desa.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Pamekasan dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Ruang Sidang DPRD Pamekasan, Jumat (14/8/2026).
Ali mengatakan, keberadaan KDKMP menjadi salah satu program nasional yang perlu mendapatkan perhatian serius karena memiliki anggaran cukup besar dan diarahkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa.
“Yang hari ini nih, KDKMP. Karena bangunannya hampir sama, anggarannya miliaran. Patut dikawal bersama, terutama insan pers ya. Dikawal kapan berfungsinya. Manajernya dari mana,” tegas Ali Masykur.
Menurutnya, setelah pembangunan sarana KDKMP dilakukan, tahapan berikutnya harus segera diarahkan pada pengoperasian koperasi. Dengan demikian, keberadaan bangunan tersebut tidak hanya menjadi simbol program, tetapi benar-benar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Ali menilai percepatan peluncuran KDKMP penting agar manfaat program dapat segera dirasakan masyarakat Pamekasan. Terlebih, koperasi tersebut nantinya diharapkan menjadi salah satu instrumen dalam menggerakkan perekonomian desa.
Ia juga menyinggung rencana penyaluran bantuan sosial, Program Keluarga Harapan (PKH), maupun berbagai bantuan lainnya melalui Koperasi Merah Putih. Menurutnya, apabila konsep tersebut berjalan dengan baik, KDKMP dapat menjadi bagian penting dari perputaran ekonomi masyarakat di tingkat bawah.
“Penyaluran bansos, PKH dan bantuan-bantuan lainnya nanti melalui Koperasi Merah Putih. Jadi perputaran ekonomi itu harus dimulai dari sana,” ujarnya.
Karena itu, Ali meminta seluruh pihak ikut mengawal proses pelaksanaan KDKMP, mulai dari kesiapan kelembagaan, pengelola atau manajer, hingga mekanisme operasionalnya.
Ia menegaskan, program tersebut harus dijalankan dengan semangat yang sama antara pemerintah pusat dan pemerintah di tingkat daerah agar cita-cita memperkuat ekonomi masyarakat benar-benar terealisasi.
“Niatnya Presiden sudah bagus, cuman perangkatnya ini harus juga satu niat, tekad bulat seperti Pak Presiden. Jangan sampai hanya Presiden punya cita-cita mulia, tetapi yang di bawah tidak disertai dengan niat yang mulia semulia Pak Presiden memberikan program,” pungkasnya.
DPRD Pamekasan berharap momentum peluncuran KDKMP nantinya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Setelah dilaunching, koperasi diharapkan segera berfungsi dan mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat desa di Kabupaten Pamekasan. (KB/Rosy)















