Pamekasan – Di tengah tantangan kondisi fiskal daerah dan kebijakan efisien, satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, KH. Kholilurahman dan H. Sukriyanto mencatatkan capaian yang cukup positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga penurunan angka kemiskinan di wilayah setempat.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan, dengan kondisi fiskal daerah yang dinilai belum sepenuhnya ideal, pemerintah daerah dinilai mampu menjalankan sejumlah program strategis dan mencatatkan capaian-capaian yang membanggakan.
Sepanjang tahun pertama pemerintahannya, ia menegaskan bahwa kondisi fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan utama.
Namun demikian, di tengah tantangan tersebut, roda pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan cukup baik.
“Di tengah-tengah berbagai tantangan yang cukup kompleks termasuk adanya efisiensi dan lainnya, Alhamdulillah, program yang kami jalankan cukup bagus,” terang Kholilurahman saat mengisi kegiatan Talkshow di Ralita FM Pamekasan, Rabu (29/4/2026).
Bupati Pamekasan menyebut salah satu capaian yang menonjol dalam satu tahun kepemimpinannya yaitu pertumbuhan ekonomi Pamekasan pada tahun 2025.
Capaian itu, tegas Kholilurahman, menyentuh angka 5,47 persen melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur yang berada di kisaran 5,33 persen.
Karena capaian itu, kabupaten Pamekasan berapa di peringkat 14 se-Jawa Timur.
Ia bersyukur karena capaian yang dihasilkan merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga dukungan masyarakat dan pelaku usaha.
“Kami akui bahwa tidak mungkin capaian ini diraih hanya oleh bupati, wakil bupati, sekda, atau OPD saja, ini hasil kerja bersama, termasuk kontribusi masyarakat dan pengusaha,” terangnya.
Tidak hanya sektor ekonomi, lanjut Kholilurahman, capaian Pemerintah Kabupaten Pamekasan juga terlihat pada peningkatan indeks pelayanan publik yang dinilai semakin baik, mendapatkan pengakuan sebagai daerah inovatif, serta mencatatkan penurunan angka kemiskinan hingga pengangguran terbuka.
Selain itu, di sektor infrastruktur, pembangunan tetap dilaksanakan meski tidak secepat pembangunan yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Namun demikian, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga kesinambungan pembangunan di Pamekasan.
“Pembangunan infrastruktur tetap kami jalankan, meskipun tidak segencar pada tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.
Tak hanya itu, Kholilurahman mengaku bahwa pihaknya juga berhasil mengawal sejumlah program prioritas nasional, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur.
Beberapa program nasional itu seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap berjalan di tengah kebijakan efisiensi.
“Di tengah-tengah efisiensi ini, Alhamdulillah program prioritas presiden bisa berjalan dengan baik, termasuk KDKMP, MBG, SPPG dan lainnya,” pungkasnya. (farid/rosy)
























