Pamekasan – Deputi Bisnis Pegadaian Syariah Area Madura, Anwar Hidayat menawarkan peluang program magang bagi mahasiswa dalam penandatanganan nota kesepahaman atau MoU yang terjalin dengan Universitas Madura (UNIRA).
Kerjasama tersebut berlangsung dalam kegiatan seminar dan penandatanganan MoU UNIRA dengan PT. Pegadaian yang berlangsung di Aula Laboratorium UNIRA, Rabu (15/4/2026).
Dalam sambutannya, Anwar menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang telah diberikan UNIRA terhadap dirinya.
Ia menegaskan komitmennya agar kerja sama yang dibangun tidak sebatas dokumen formal, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata.
“Kami berharap MoU ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi bisa diaplikasikan dan membawa kebermanfaatan bagi semua pihak, baik bagi kami, Madura, dan mahasiswa,” ujarnya.
Salah satu fokus utama dalam kerja sama yang disepakati, diantaranya berkenaan dengan penguatan program magang bagi mahasiswa dan lulusan UNIRA.
Anwar menyebut, Pegadaian Syariah memiliki program magang melalui kegiatan Magenta, baik bagi lulusan perguruan tinggi yang belum bekerja, maupun yang masih berstatus mahasiswa aktif sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban akademik.
Dalam proses magang itu, para peserta akan memperoleh insentif harian sebesar Rp100 ribu. Karena itu, Pegadaian berharap program ini dapat memberikan dampak langsung, utamanya pengalaman kerja dan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa sebelum terjun ke dunia profesional.
“Mereka yang magang nantinya akan mendapatkan insentif Rp100 ribu, tentu nanti akan dikenakan pajak,” jelasnya.
Selain program magang, tegas Anwar, kerja sama yang telah ditandatangani bersama juga mencakup kegiatan edukasi, diantaranya melalui program Dekade louns syariah.
Program ini berupa forum diskusi dengan tujuan dapat memperdalam pemahaman mahasiswa terkait sistem dan praktik Pegadaian Syariah.
Sebelumnya, Kegiatan tersebut diakui telah dilakukan bersama Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
Dengan demikian, ke depan, ia berharap program ini dapat digelar di lingkungan UNIRA sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang telah disepakati.
“Program ini telah bekerjasama dengan kampus UTM. Oleh karena itu, kemungkinan nanti kita juga bisa adakan di UNIRA,” pungkasnya. (farid/rosy)
























