Pamekasan – Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-3 Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Falah (STAIFA) Pamekasan, yang digelar dengan khidmat di Hotel Azana Pamekasan, Minggu (9/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati berharap para wisudawan yang dikukuhkan dapat menjadi bagian penting dalam membangun bangsa, utamanya bagi kemajuan Kabupaten Pamekasan.
“Semoga dengan dikukuhkannya wisuda ini bisa menjadi bagian terpenting dalam membangun bangsa, utamanya di Kota Gerbang Salam,” ujar Kholilurrahman.
Menurutnya, pagelaran wisuda sudah sejalan dengan semangat pemerintah daerah di sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Pamekasan.
Ia juga menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas tumbuh suburnya dunia perguruan tinggi dan iklim akademik di berbagai kampus, khususnya di STAIFA Pamekasan.
Dia meyakini bahwa perkembangan dunia akademik akan memberikan dampak positif yang luas terhadap kemajuan daerah di masa-masa mendatang.
“Hal ini menunjukkan bahwa semangat untuk memacu dan memicu potensi intelektualitas yang lebih tinggi di kalangan kampus terus bergairah dan tidak pernah padam,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua STAIFA Pamekasan, K. Moh. Syairozi Hefni, menyampaikan bahwa pagelaran wisuda kali ini merupakan momentum penuh makna, karena di dalamnya terdapat harapan besar yang diselimuti kebahagiaan, baik bagi tenaga pendidikan, wisudawan, hingga para orang tua wisudawan.
“Kita berkumpul menyaksikan kegiatan ini diselimuti dengan berbagai harapan,” katanya.
Menurut K. Syairozi, wisudawan yang dikukuhkan merupakan pribadi-pribadi hebat yang telah mengalahkan sifat malas, serta menyelesaikan proses panjang dalam menuntut ilmu.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa wisuda bukanlah garis akhir dalam perjalanan akademik.
Ia berpesan, dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter mulia, dan nilai-nilai positif yang telah diperoleh akan menjadi pondasi dalam membangun perubahan positif dan konstruktif di tengah masyarakat yang dinamis.
“Gelar sarjana bukan tanda bahwa selesai belajar, akan tetapi diharapkan menjadi motivasi bahwa di episode selanjutnya sudah siap untuk belajar lebih banyak lagi,” pesannya.
STAIFA Pamekasan mengingatkan pentingnya menjaga integritas, kejujuran, serta kerja keras dalam menghadapi tantangan kehidupan sebagai kunci yang akan membuka banyak pintu perjalanan perubahan. (farid/rosyi)


















