Scroll untuk melanjutkan membaca
Peristiwa

Paripurna Nota Keuangan APBD 2027 Pamekasan Digelar, Bupati Optimis Keuangan Daerah Membaik

Avatar
×

Paripurna Nota Keuangan APBD 2027 Pamekasan Digelar, Bupati Optimis Keuangan Daerah Membaik

Sebarkan artikel ini
Berdiri : Anggota DPRD Pamekasan, saat Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, (Foto/Kurdi)
Oplus_0
previous arrow
next arrow

Pamekasan – DPRD Kabupaten Pamekasan menggelar Rapat Paripurna penyampaian Nota Keuangan APBD Tahun Anggaran 2027, Rabu (07/10/2026). Rapat dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Dalam penyampaian Nota Keuangan, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menyampaikan optimisme bahwa kondisi keuangan daerah tahun 2027 akan membaik dibandingkan tahun anggaran berjalan.

“Insya Allah ada kenaikan sesuai rencana. Persentasenya silakan nanti ke dinas teknis,” ujar Kholilurrahman.

Ia berharap pengelolaan keuangan daerah tahun depan berjalan lebih lancar, setelah pemerintah daerah menghadapi berbagai keterbatasan pada tahun 2026.

BACA JUGA :  Di Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Pamekasan: Jangan Ada Perilaku yang Menyimpang dari Pancasila

“Insya Allah 2027 lebih lancar dan lebih baik. Penataan keuangan lebih lancar. Itu karena pusat sudah mulai menyadari kesulitan kita dalam menjalankan roda pemerintahan selama 2026,” katanya.

Terkait mekanisme transfer keuangan dari pemerintah pusat, Bupati menyebut saat ini masih dalam proses pembahasan dan meminta rincian teknis untuk dikonfirmasi ke dinas terkait.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menjelaskan bahwa setelah penyampaian Nota Keuangan, tahapan selanjutnya adalah pandangan umum dari fraksi-fraksi.

BACA JUGA :  Belajar Berjuang Bertakwa Kepengurusan Baru IPNU IPPNU Yaspimu Resmi Dikukuhkan

“Tinggal menunggu jadwal rapat selanjutnya terkait tanggapan fraksi-fraksi,” ujar Ali Masykur.

Ia menambahkan, DPRD menargetkan pembahasan Rancangan APBD 2027 akan rampung dan ditetapkan pada Desember 2026.

Menurut Ali, kondisi keuangan daerah tahun depan berpotensi lebih normal dibandingkan tahun 2026, seiring dengan mulai dibukanya kembali keran efisiensi oleh pemerintah pusat.

“Insya Allah tahun depan sedikit lebih normal. Efisiensi sudah mulai dibuka walaupun pelan oleh pemerintah pusat. Semoga membawa keberkahan dan kemanfaatan bagi masyarakat,” katanya.

Terkait besaran angka proyeksi pendapatan, Ali menegaskan bahwa transfer APBN dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum final karena masih dalam proses penghitungan.

BACA JUGA :  Wabup Pamekasan Lepas 36 Peserta Jambore Nasional ke Cibubur

“Transfer APBN dan PAD belum kami hitung. Biasanya kami sampaikan di akhir tahun. Proyeksinya dari PAPBD, dari PAD, kemudian dijumlah dari dana transfer DAU, DAK, dan transfer lainnya dari pusat, baru disampaikan ke media,” jelasnya.

Dengan demikian, proyeksi pendapatan dalam Nota Keuangan APBD 2027 masih bersifat sementara dan akan difinalkan setelah perhitungan PAD dan dana transfer pusat selesai. (KB/Rosy)

Oplus_0
previous arrow
next arrow